21 May 2024, 22:37

La Nyalla: Porang Sangat Menjanjikan

Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron menyambut kedatangan Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, di Pendopo Bupati Bangkalan

Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron menyambut kedatangan Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, di Pendopo Bupati Bangkalan

daulat.co – Ketua DPD RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan tingginya prospek yang dimiliki tanaman porang. LaNyalla optimis komiditas sejenis talas-talasan atau umbi yang bisa hidup di wilayah tropis dan sub tropis tersebut bisa membantu ekonomi masyarakat. 

“Di Indonesia, tanaman ini tumbuh secara liar karena masih jarang dikenal, sehingga tidak ada upaya budidaya. Padahal potensi tanaman ini sangat luar biasa dan seharusnya bisa dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan perekonomian,” kata dia dalam kunjungannya ke Bangkalan, Madura, Rabu (24/2/2021).

Dalam keterangan tertulisnya, La Nyalla menjelaskan, tanaman porang mengandung beberapa zat seperti glucoman yang penting sebagai bahan baku industri dan sumber karbohidrat dan memiliki khasiat bagi
kesehatan. Porang juga bisa dimanfaatkan menjadi pengental pada makanan seperti sirup, es krim juga agar-agar, bahan obat-obatan, dan industri.

“Dari sini bisa kita lihat jika porang sangat menjanjikan,” kata dia.

Mantan Ketua Umum Kadin Jawa Timur itu menambahkan, maraknya informasi terkait tanaman ini, membuat petani mulai melirik karena nilai ekonomi yang tinggi. Porang menjadi salah satu bentuk kekayaan tanaman di Indonesia dan masih banyak lagi tanaman yang tumbuh liar yang memerlukan penelitian lebih lanjut.

Ia berharap kekayaan alam bisa dieksplorasi kegunaannya dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. La Nyalla lantas menyinggung pentingnya Indonesia serius mendalami etnobotani, seperti yang dilakukan Tiongkok dan Korea Selatan. Etnobotani adalah budaya, pengetahuan lokal, kearifan lokal yang memiliki sifat unik/ khas berbasis pengetahuan tentang tumbuhan sebagai penunjang kehidupan.

“Semakin kaya biodiversitas yang dimiliki suatu wilayah, ya semakin kaya wilayah tersebut dengan potensi pangan, obat dan advance materiil. Bayangkan potensi yang dimiliki kepulauan nusantara itu sebenarnya. Dan sudah ada sejarahnya, kita jaya dengan rempah-rempah, itu semua basisnya Etnobotani,” katanya.

(Sumitro)

Read Previous

Kakanwil Kemenag Flotim Sambangi Raja Larantuka, Bicarakan Rencana Tradisi Semana Santa Jadi Ikon Katolik Nasional

Read Next

Aksi Brutal Polisi Koboi Tembak 3 Orang, IPW Desak Kapolres Jakbar Dicopot