25 June 2022, 20:28

KPK Usut Suap Perizinan di Ambon, 3 Orang Dicegah Pergi ke Luar Negeri

KPK

KPK

daulat.co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah meminta Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) mencegah tiga orang berpergian ke luar negeri. Pencegahan ini terkait proses penyidikan kasus dugaan suap terkait pemberian persetujuan izin prinsip pembangunan cabang usaha retail di Kota Ambon Tahun 2020.

“Pencekalan ini diperlukan agar ketika dibutuhkan keterangannya para pihak ini ada di dalam negeri dan hadir memenuhi panggilan tim penyidik KPK,” ucap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri lewat pesan singkat, Kamis (12/5/2022). 

Namun, Ali enggan menyebut tiga pihak yang dicegah itu. Yang jelas, pencegahan dilakukan untuk enam bulan kedepan.

Dalam pengusutan kasus ini, KPK telah menetapkan sejumlah tersangka. Sayangnya, Ali belum mau mengungkapkan siapa saja tersangka dalam kasus ini. Begitu pun, dengan konstruksi perkara ini. 

“Untuk informasi lengkap perihal, siapa saja pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, dugaan uraian pasal yang disangkakan belum dapat kami sampaikan dengan detail,” ujar Ali. 

Saat ini tim penyidik KPK tengah mengintensifkan proses pengusutan kasus ini. “Saat ini KPK sedang melakukan pengumpulan berbagai alat bukti untuk melengkapi berkas perkara penyidikan dalam perkara tersebut,” imbuh Ali.

Menurut Ali, pengumuman tersangka akan dilakukan ketika upaya paksa penangkapan disertai penahanan dilakukan. Lembaga antikorupsi berjanji akan menyampaikan perkembangan penanganan perkara ini kepada publik. 

“Pengumuman tersangka akan dilakukan ketika upaya paksa penangkapan disertai penahanan dilakukan,” kata dia.

Perkembangan setiap penanganan perkara juga akan selalu disampaikan kepada publik sebagai bentuk transparansi. KPK berharap masyarakat aktif mengawasi apabila memiliki informasi bisa segera menginformasikan maupun bagi pihak-pihak yang dipanggil sebagai saksi untuk dapat kooperatif dan menerangkan secara jujur dihadapan Tim Penyidik KPK.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

Ade Yasin: Saya Dipaksa Bertanggung Jawab Atas Perbuatan Anak Buah Saya

Read Next

Penyidikan Rampung, Bupati PPU Cs Segera Diadili di PN Tipikor Samarinda