26 May 2024, 12:26

KPK Periksa Direktur Indika Multimedia Holding

Gedung KPK

Gedung KPK

daulat.co – Direktur Indika Multimedia – Holding, Kristuadji Legopranowo diagendakan diperiksa oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (9/4/2020).

Kristuadji akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi terkait pemberian izin kuasa pertambangan eksplorasi, eksploitasi, serta izin operasi produksi nikel di Kabupaten Konawe Utara pada 2007-2014.

Plt Jubir KPK, Ali Fikri mengatakan, Kristuadji akan diperiksa sebagai saksi sekaligus untuk melengkapi bekas penyidikan tersangka mantan Bupati Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Aswad Sulaiman (ASW).

“Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ASW,” ucap Ali Fikri saat dikonfirmasi.

KPK sebelumnya menetapkan Aswad Sulaiman sebagai tersangka atas dua kasus dugaan korupsi berbeda. Pertama, Aswad selaku Bupati Konawe Utara periode 2007-2009 dan 2011-2016 ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pemberian Izin Kuasa Pertambangan Eksplorasi dan Eksploitasi serta Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi.

Akibatnya keuangan negara ditaksir menderita kerugian sekurangnya Rp 2,7 triliun yang berasal dari penjualan hasil produksi nikel yang diduga diperoleh akibat proses perizinan yang melawan hukum.

Kasus kedua, KPK menetapkan Aswad sebagai tersangka kasus dugaan suap izin kuasa pertambangan di lingkungan Pemkab Konawe Utara. Selama periode 2007-2009, Aswad diduga menerima suap senilai Rp 13 miliar dari sejumlah perusahaan yang mengajukan izin kuasa pertambangan kepada Pemkab Konawe Utara.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

Kebutuhan Boleh Mendesak, Tapi Proses Pengadaan APD Harus Tetap Transparan

Read Next

Lewat LazisMu, FIDKOM UIN Jakarta Donasikan Bantuan Untuk Guru Ngaji Hingga Marbot