16 January 2021, 09:03

KPK Periksa 9 Saksi Korupsi Proyek Stadion Mandala Krida Yogyakarta

Stadion Mandala Krida Yogyakarta – ist

daulat.co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mengintensifkan proses penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan stadion Mandala Krida Yogyakarta pada APBD tahun anggaran 2016-2017. Hal itu ditandai dengan diperiksanya sejumlah saksi.

Hari ini, Selasa (24/11/2020), Penyidik KPK mengagendakan pemeriksaan terhadap 9 orang saksi. Mereka yang diperiksa berlatar belakang pegawai negeri sipil (PNS) dan swasta. Berikut 9 saksi yang dijadwalkan diperiksa pada hari ini:

1. Gustik Lestarna (PNS BAPPEDA DIY/POKJA PROYEK PEMBANGUNAN STADION MANDALA KRIDA 2017)

2. Dedi Risdiyanto (PNS Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi SDM / Ketua Pokja Pembangunan Stadion Mandala Krida DIY 2016 dan 2017)

3. Sumitro Yuwono ( PNS DINAS Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY / Anggota POKJA 2 Pembangunan Stadion Mandala Krida DIY 2016 dan 2017)

4. Joko Susilo (PNS SETDA PROV DIY /POKJA Pembangunan Stadion Mandala Krida DIY 2016 dan 2017)

5. Novel Arsyad selaku mantan Direktur Human Capital & Pengembangan PT Wijaya Karya (WIKA)

6. Erwin Alexander selaku wiraswasta dari CV Sukses Mandiri Teknik)

7. Hery Kristiyanto selaku swasta dari CV Reka Kusuma Buana

8. Irfan Fikri Aulia selaku Dirut PT. Citra Prasasti Konsorindo

9. Sigit Susilo Abriansyah selaku staf CV. Reka Kusuma Buana

“Hari ini (24/11/2020) dilakukan pemanggilan dan pemeriksaa saksi di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi Jl. Kuningan Persada Kav.4, Setiabudi, Jakarta dalam dugaan korupsi pembangunan stadion Mandala Krida APBD TA 2016-2017 di pemerintahan DI Yogyakarta,” ucap Plt Jubir KPK, Ali Fikri melalui pesan singkat.

Namun, Ali enggan mengungkap siapa tersangka kasus ini. Pasalnya, setiap saksi yang diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka.

Kebiasaan baru sejak era Firli Bahuri Cs menjabat pimpinan KPK yakni pengumuman tersangka baru dilakukan sejurus dengan upaya penahanan. Dengan begitu, tersangka kasus korupsi ini ‘senyap’ hingga mereka dijebloskan ke jeruji besi.

“Nama-nama tersangka belum bisa kami sampaikan. Pengumuman penetapan tersangka akan dilakukan bersamaan dengan upaya paksa penangkapan atau penahanan para tersangka. Untuk itu pada waktunya nanti akan kami sampaikan siapa saja yang telah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Ali.

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) diketahui telah melakukan investigasi terhadap pengadaan pekerjaan konstruksi pembangunan Stadion Mandala Krida APBD 2016 dengan nilai Rp 41 miliar dan APBD 2017 dengan pagu anggaran Rp 44 miliar. Kemudian KPPU melakukan penyelidikan terhadap pejabat pembuat komitmen, bagian layanan pengadaan dan enam kontraktor.

Dari proses investigasi dan persidangan, KPPU menyimpulkan adanya persekongkolan antara enam kontraktor yang mengikuti tender dan menjatuhkan denda dengan total senilai Rp 7,8 miliar. Putusan itu diperkuat dengan putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak Kasasi yang diajukan keenam kontraktor.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

GPHN RI Dorong KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Ternak di Kementan

Read Next

KPK Tetapkan Tersangka Baru Korupsi Asuransi Jasindo