27 May 2024, 12:55

KPK Kantongi Bukti Kasus Banprov Jabar ke Pemkab Indramayu dari Kantor Bappeda

dok KPK

dok KPK

daulat.co – Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah selesai melakukan penggeledahan di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Barat, Jumat 19 Maret 2021.

Dari lokasi penggeledahan, tim penyidik lembaga antikorupsi menemukan sejumlah barang bukti terkait suap bantuan keuangan dari Provinsi (banprov) Jawa Barat ke Pemerintah Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2017 sampai 2019.

“Dilokasi ini,ditemukan dan diamankan berbagai bukti diantaranya dokumen dan barang elekronik yang terkait perkara,” ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (19/3/2021).

Dikatakan Ali, bukti tersebut akan segera .dibawa ke Jakarta, untuk kemudian dianalisa lebih lanjut oleh tim penyidik. “Bukti-bukti ini akan di validasi dan analisa untuk diajukan penyitaannya sebagai bagian dalam berkas perkara penyidikan dimaksud,” ujar Ali.

Diberitakan sebelumnya, KPK telah meningkatkan kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait bantuan keuangan dari Provinsi Jawa Barat kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2017 s/d 2019 ke tahap penyidikan. Peningkatan status itu disertai dengan penetapan tersangka.

Namun, pihak KPK saat ini ini belum mau mengungkap secara gamblang sosok tersangka serta detail kasus ini. KPK baru pengumuman tersangka berikut kronologi kasusnya ketika telah dilakukan upaya penahanan.

Kasus ini merupakan pengembangan dari kasus yang sebelumnya menjerat mantan Bupati Indramayu Supendi dan mantan Anggota DPRD Jawa Barat Abdul Rozaq Muslim (ARM). Abdul Rozaq diduga menerima uang sebesar Rp 8,5 miliar.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

Rencana Refocusing APBD Pemalang, DPRD: Kami Belum Pernah Diajak Bicara

Read Next

Libatkan Warga Tangani Masalah Sampah, Kades Riyanto: Insya Allah, Sebelum Bulan Puasa Sudah Teratasi