13 June 2024, 21:58

KPK Janji Usut Dugaan Korupsi Program Pra Prakerja

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri

daulat.co – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri berjanji bahwa pihaknya akan mendalami informasi terkait Kartu Pra Kerja. Salah satu program pemerintah yang menelan anggaran Rp 5,6 triliun itu sebelumnya menuai polemik lantaran diduga amis penyalahgunaan kewenangan, kongkalikong, dan akan berujung pada kerugian keuangan negara.

“Tentang program Prakerja, semua informasi kita terima dan informasi itu kita dalami,” ungkap saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) secara virtual, Rabu (29/4/2020).

Itu diungkapkan Firli merespon pernyataan dan pertanyaan anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan terkait program Kartu Prakerja. Selain menyoroti, Arteria juga mendesak agar lembaga antikorupsi yang dikomandoi Firli dapat bergerak mengusut dugaan korupsi terkait program tersebut.

Firli berdalih pihaknya tak bisa gegabah dalam mendalami segala informasi terkait program itu. Namun, Firli berjanji pihaknya akan menjerat pelaku jika dalam proses mendalaman ditemukan bukti-bukti yang cukup.

Program ini menuai polemik lantaran diduga ada penyalahgunaan kewenangan dalam penunjukan vendor atau platform pelatihan. Salah satu platform pelatihan program Kartu Pra Kerja adalah Ruangguru. Polemik membuat bos Ruangguru Adamas Belva Syah Devara mundur dari posisi Stafsus Milenial Presiden Jokowi.

“Karena kita tidak bisa, sekali lagi kami katakan, kita tidak kerja grasa-grusu, tapi kita bicara tentang fakta, bukti, keterangan. Sehingga seluruh bukti kami kumpulkan, kami telaah, kami kanji. Apakah betul ada suatu peristiwa,” kata Firli.

“Kalau betul, tentu kami akan lakukan telaah, apakah peristiwa ini merupakan suatu peristiwa pidana. Kalau iya, adakah dapat ditemukan bukti permulaan yang cukup. Kalau itu ada maka akan kita kejar untuk mencari bukti yang cukup sehingga terangnya suatu pidana dan kita temukan tersangkanya,” sambungnya.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

PGRI Pemalang Salurkan APD Senilai 250 Juta Dari Sumbangan Guru ke Tim Gugus Tugas

Read Next

Corona Jadi Ajang Bisnis, KPK Bergeraklah!