21 October 2021, 08:36

KPK Janji Dalami Perintah Haji Isam Kondisikan Pajak PT Jhonlin Baratama

daulat.co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mendalami keterlibatan pengusaha Samsudin Andi Arsyad alias Haji Isam dalam sengkarut dugaan suap pengondisian nilai pajak PT Jhonlin Baratama. Lembaga antikorupsi berjanji mendalami hal tersebut salah satunya melalui persidangan.

Demikian disampaikan pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri. Hal itu disampaikan sekaligus merespon pengakuan mantan Tim Pemeriksa Pajak Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, Yulmanizar.

Yakni dalam persidangan untuk terdakwa mantan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan DJP Angin Prayitno Aji dan mantan Kepala Sub Direktorat Kerja Sama dan Dukungan Pemeriksaan Ditjen Pajak Dadan Ramdani, di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (4/10/2021).

Dalam persidangan, Yulmanizar tak membantah jika ‘crazy rich’ Kalimantan Selatan itu memerintah pengondisian nilai pajak PT Jhonlin Baratama untuk tahun pajak 2016 dan 2017.

“Fakta keterangan saksi dimaksud tentu akan didalami lebih lanjut pada pemeriksaan saksi-saksi pada beberapa sidang berikutnya,” ungkap Ali dalam keterangannya,  Selasa (5/10/2021).

Samsudin Andi Arsyad merupakan pemilik Jhonlin Group. Sementara PT Jhonlin Baratama merupakan salah satu perusahaan yang bernaung dalam Jhonlin Group.

Berbekal alat bukti dan para saksi, KPK akan mendalami lebih lanjut hal itu. Terlebih keterlibatan itu terkait dengan dugaan perbuatan rasuah terdakwa Angin dan Dadan.

“Tim jaksa KPK akan buktikan seluruh uraian fakta-fakta perbuatan para terdakwa dengan mengkonfirmasi keterangan para saksi dan alat bukti yang telah KPK miliki,” kata Ali.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

Rekayasa Pajak Gunung Madu dan Cerita Uang Suap Belasan Miliaran dalam Kardus

Read Next

KPK Usut Dugaan Korupsi Pembelian LNG Pertamina