16 January 2021, 10:27

KPK Isyaratkan Ambil Alih Kasus Korupsi PT PINS dari Kejagung

Kejaksaan Agung RI

Kejaksaan Agung RI

daulat.co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengisyaratkan mengambil alih kasus dugaan korupsi di PT Pramindo Ikat Nusantara (PINS), anak usaha PT Telkom dari Kejaksaan Agung. Hal itu menyusul proses penyelidikan yang dilakukan lembaga antikorupsi atas dugaan tersebut.

Penyelidikan yang dilakukan KPK mengemuka pasca diperiksanya mantan Direktur Utama PT PINS Indonesia, Slamet Riyadi beberapa waktu lalu. Informasi yang dihimpun, dugaan tindak pidana yang sedang diselidiki KPK terkait akusisi saham PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) oleh PT PINS.

Disisi lain, Kejaksaan Agung telah lebih dahulu mengusut dugaan korupsi dalam akuisisi saham Tiphone oleh PT PINS, anak usaha PT Telkom. Namun, pengusutan kasus itu diklaim sejumlah kalangan mangkrak.

Dalam UU KPK disebutkan, KPK berwenang untuk mengambil alih penyidikan dari instansi penegak hukum yang lain jika kasus yang disidik tidak ada kemajuan atau progres dan instansi yang bersangkutan menyatakan tidak mampu menangani kasus tersebut. Terlebih jika kasus yang sedang diusut KPK lebih dahulu ditingkatkan ke tahap penyidikan.

“Iya cuma ada syarat-syaratnya, itu di UU KPK yang bisa dilakukan KPK aparat penegak hukum lain tidak bisa, Kejaksaan tidak bisa ambil perkara dari sini (KPK), Kepolisan tidak bisa, tetapi KPK bisa ambil alih, itu kelebihan KPK. Tapi kalau pelimpahan KPK bisa serahkan, mereka ngga bisa ambil alih,” ungkap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, di gedung KPK, Jakarat, Kamis (22/10/2020).

KPK sejauh ini tak terpengaruh dengan penyelidikan Kejaksaan Agung yang menyasar PT Telkom dan anak usahanya PT PINS Indonesia. Pasalnya, proses penyelidikan yang dilakukan lembaga penegakan hukum seperti KPK, adalah untuk mengetahui persitiwa.

“Proses penyelidikan itu bisa dilakukan aparat penegak hukum kepolisan kejaksaan dan KPK. Tetapi nanti ketika proses penyidikan salah satu sudah naik tentu yg akan dilakukan adalah koordinasi, seperti itu,” terang Ali.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

Dijebloskan ke Bui, Tersangka Dirut PT PAL Diduga Kecipratan Ratusan Juta

Read Next

Jokowi Resmikan Pabrik Tebu di Bombana Sultra