7 March 2021, 22:35

KPK Habiskan Uang Negara Rp 920,3 miliar Sepanjang 2020

Gedung KPK

Gedung KPK

daulat.co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapatkan pagu anggaran sebesar Rp 920,3 miliar pada tahun 2020. Dari jumlah itu, hingga 21 Desember 2020, realiasi penggunaan anggaran KPK mencapai Rp 843,8 miliar atau 91,7 persen dari pagu anggaran.

Demikian disampaikan Ketua KPK, Firli Bahuri saat konferensi pers kinerja KPK sepanjang 2020 atau tahun pertama kerja pimpinan Jilid V, di Gedung Penunjang KPK, Jakarta, Rabu (30/12/2020).

Dikatakan Firli, realisasi anggaran tersebut berdasarkan jenis belanja digunakan untuk Belanja Pegawai sebesar Rp 611,1 miliar, Belanja Barang sebesar Rp 186,7 miliar, dan Belanja Modal sebesar Rp 46,1 miliar.

“Adapun serapan setiap kedeputian adalah Sekretariat Jendral Rp 711,4 miliar  atau 97 persen, Kedeputian Informasi dan Data Rp 64,3 miliar (80 persen), Kedeputian Penindakan Rp 35,8 miliar (72 persen), Kedeputian Pencegahan Rp  31,1 miliar (61 persen), Kedeputian PIPM  Rp 1,2 Miliar (35 persen),” ucap Firli.

Sepanjang 2020, KPK telah menyetorkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) ke kas negara dengan nilai total Rp 120,3 miliar.

Jumlah PNBP yang disetorkan KPK ke kas negara itu terdiri dari denda hasil tindak pidana korupsi sebesar Rp 14 miliar; uang hasil sitaan kasus korupsi sebesar Rp 54,4 miliar; uang pengganti perkara korupsi sebesar Rp 19,8 miliar; dan uang sitaan dari kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) sebesar Rp 18,5 miliar.

Kemudian uang hasil lelang Tindak Pidana Korupsi sebesar Rp 3,3 miliar; Gratifikasi sebesar Rp 2,9 miliar dan Jasa Giro sebesar Rp 7 miliar.

“Dari hasil kerja tahun ini, KPK sudah menyetorkan PNBP ke kas negara senilai Rp 120,3 miliar,” ujar Firli.

Selain setor PNBP, kata Firli, KPK berhasil menyelamatkan potensi kerugian keuangan negara sebesar Rp 592,4 triliun sepanjang 2020 melalui program – program pencegahan. Nilai tersebut terdiri dari pemulihan, penertiban dan optimalisasi aset milik negara dan pemerintah daerah.

“Dari upaya pencegahan tahun ini KPK juga berhasil menyelamatkan potensi kerugian keuangan negara sebesar Rp 592,4 triliun dari upaya pemulihan, penertiban, dan optimalisasi aset,” tutur Firli.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

1.748 Laporan Gratifikasi Sepanjang 2020, Cuma Rp 1,2 miliar Disetor KPK ke Negara

Read Next

Cak Nanto Ajak Kader Muhammadiyah Teladani Spirit Dakwah Ali Taher Parasong