19 June 2024, 18:30

KPK Dalami Sejumlah Pertemuan Eks Direktur Pemasaran PTPN III Lewat Sekretaris

daulat.co – Sekretaris Direktur Pemasaran PT Perkebunan Negara (PTPN) III‎ Holding, Adinda Anjarsari diperiksa penyidik KPK, Senin (23/12/2019). Ia diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap distribusi gula di PTPN III untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka mantan Direktur Pemasaran PTPN III, I Kadek Kertha Laksana (IKL).

Dari Adinda, penyidik mendalami sejumlah pertemuan yang dilakukam Kadek Kertha Laksana. Diakui Adinda, Kadek Laksana memang kerap menerima banyak tamu di ruang kerjanya.

Adinda merahasiakan sosok tamu-tamu mantan atasannya itu. Pun demikian, kata Adinda, beberapa tamu Kadek Laksana sudah pernah diperiksa KPK.

“Ya ada lah, terkait yang beberapa orang yang dipanggil juga,” ucap Adinda sebelum meninggalkan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Adinda mengaku tak banyak mengetahui terkait kasus dugaan suap distribusi gula di PTPN III yang menjerat Kadek Laksana.

“Saya sih bukan mengenai teknis masalah itunya ya, tapi mengenai pribadinya pak Kadek lah. Pokoknya (ditanya) lebih ke kegiatan sehari-harinya bapak aja.‎ Enggak sih, paling cuma tamu tamu bapak aja ke kantor,” ujar Adinda.

Dalam kasus ini, KPK baru menetapkan tiga tersangka. Yakni,‎ Dirut PTPN III, Dolly Pulungan (DPU), Direktur Pemasaran PTPN III, I Kadek Kertha Laksana (IKL) dan pemilik PT Fajar Mulia Transindo, Pieko Nyotosetiadi (PNO)

Dalam kasus ini, Dolly melalui Kadek Kertha Laksana diduga menerima suap sebesar 345.000 dolar Singapura dari Pieko. Suap ini diberikan terkait distribusi gula di PTPN III yang akan digarap Pieko.

Pieko sendiri merupakan pemilik dari PT Fajar Mulia Transindo dan perusahaan lain yang bergerak di bidang distribusi gula. Pada awal tahun 2019 perusahaan Pieko ditunjuk menjadi pihak swasta dalam skema long term contract dengan PTPN III (Persero).

Dalam kontrak ini, pihak swasta mendapat kuota untuk mengimpor gula secara rutin setiap bulan selama kontrak berjalan. Namun, di PTPN III terdapat aturan internal mengenai harga gula bulanan yang disepakati oleh tiga komponen yaitu PTPN III, Pengusaha Gula, dan ASB selaku Ketua Asosiasi Petani Tebu Republik Indonesia (APTRI).

Dolly saat itu meminta bantuan uang kepada Pieko untuk kebutuhan pribadinya. ‎Dolly kemudian meminta Kadek Kertha Laksana untuk menemui Pieko guna menindaklanjuti permintaan uang tersebut.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

Jokowi Ingin Percepatan Implementasi Biodiesel

Read Next

Menpora Buka Rakernas I PGATI Tahun 2019