20 May 2024, 22:53

Korupsi Lahan Munjul, KPK Jebloskan Rudi Hartono Iskandar ke Bui

daulat.co – Direktur PT Aldira Berkah Abadi Makmur, Rudi Hartono Iskandar (RHI) akhirnya dijebloskan ke jeruji besi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (2/8/2021). Suami Wakil Direktur PT Adonara Propertindo Anja Runtunawe ini ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK Kavling C1.

“Untuk kepentingan proses penyidikan, Tim Penyidik melakukan upaya paksa penahanan pada tersangka RHI selama 20 hari pertama terhitung mulai tanggal 2 Agustus 2021 sampai dengan 21 Agustus 2021 di Rutan KPK Kavling C1,” ucap Ketua KPK Firli Bahuri dalam jumpa pers, di gedung KPK, Jakarta.

Rudi Hartono dijebloskan ke bui usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta Tahun 2019.

“Lebih dulu akan dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari sebagai upaya antisipasi penyebaran Covid 19 di dalam lingkungan Rutan KPK pada Rutan KPK Kavling C1,” ujar Firli.

Dalam kasus ini KPK telah menetapkan empat orang dan satu korporasi. Empat orang tersangka itu yakni, Yoory C Pinontoan selaku Direktur Utama nonaktif Perusahaan Umum Daerah Pembangunan Sarana Jaya, Antara Runtuwene selaku Wakil Direktur PT Adonara Propertindo.

Kemudian, Tommy Adrian selaku Direktur Adonara Propertindo, Direktur PT Aldira Berkah Abadi Makmur, Rudy Hartono Iskandar, dan satu tersangka korporasi yakni PT Adonara Propertindo.

Perbuatan para tersangka diduga telah merugikan keuangan negara sejumlah Rp152 miliar. Para tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

Emas Greysia/Apriyani, Yusuf ‘Macan’ Effendi: Merinding, Lihat Bendera Indonesia Berkibar di Atas Negara Lain

Read Next

Indonesia Kembali Terima 3,5 Juta Dosis Vaksin Moderna dari Amerika Serikat