1 December 2021, 10:01

Korupsi Kerjasama Olahan Logam PT Antam Naik Penyidikan, Sudah Ada Tersangka

PT Antam

PT Antam

daulat.co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meningkatkan pengusutan kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam kerja sama pengolahan anoda logam antara PT Aneka Tambang (Antam) dengan PT Loco Montrado tahun 2017 ke tahap penyidikan. Seiring peningkatan kasus itu, lembaga antikorupsi menetapkan sejumlah pihak menjadi tersangka.

“Saat ini, KPK sedang melakukan penyidikan perkara dugaan TPK terkait kerja sama pengolahan anoda logam antara PT AT Tbk (Aneka Tambang) dengan PT LM (Loco Montrado) Tahun 2017,” ucap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (14/10/2021).

Namun, Ali belum mau mengungkap identitas pihak yang telah dimintai pertanggungjawaban hukum tersebut secara gamblang. Ali juga belum bisa menjabarkan lebih lanjut ihwal konstruksi perkara di kasus ini.

“KPK belum dapat menjabarkan mengenai konstruksi lengkap perkaranya, pasal yang disangkakan, serta pihak-pihak yang ditetapkan sebagai Tersangka. Hal ini akan kami sampaikan secara rinci ketika dilakukan upaya paksa penangkapan ataupun penahanan para tersangka,” ujar Ali.

Dalam upaya pengusutan kasus tersebut, kata Ali, pihaknya masih terus melengkapi serta mengumpulkan alat bukti dengan melakukan pemeriksaan sejumlah saksi. Selain itu telah dilakukan penggeledahan dan penyitaan berbagai barang bukti di beberapa lokasi, seperti di Jakarta, Banten, dan Kalimantan Barat.

“KPK berharap selama proses penyidikan perkara ini berlangsung, masyarakat turut serta memantau dan mengawasinya. Kami pun akan selalu menyampaikan setiap perkembangannya kepada publik sebagai wujud transparansi kinerja KPK,” tutur Ali.

Berdasarkan pemberitaan, penyidik KPK telah menggeledah kantor PT Simba Jaya Utama milik Siman Bahar di Dusun Coklat, Desa Wajok Hilir, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah, Kalbar beberapa waktu lalu. Diduga kuat Loco Montrado juga terafiliasi dengan Siman Bahar alias alias Bong Kin Phin.

Siman Bahar sendiri melakukan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Gugatan praperadilan itu buntut penetapan tersangka oleh lembaga antikorupsi.

Gugatan itu terpampang dalam situs sipp.pn-Jakartaselaran.go.id dengan nomor perkara 90/Pid.Pra/2021/PN JKT.SEL. Dalam gugatannya, Siman meminta hakim tunggal untuk tidak mengesahkan penetapan tersangka dan memberhentikan penyidikan, berdasarkan surat nomor : B/2883/DIK.00/23/08/2021 tanggal 23 Agustus 2021.

Ali membenarkan Siman Bahar telah mengajukan Praperadilan lantaran KPK teleh menetapkan dirinya sebagai tersangka. “Benar (Siman tersangka), Informasi yg kami terima, benar yang bersangkutan (Siman) ajukan Praperadilan,” ungkap Ali.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

Smelter Freeport Wajib di Papua, Bukan Semuanya Disatukan di Pulau Jawa

Read Next

Rhys Auto Gallery Tampung Uang Korupsi Pengadaan Tanah Munjul