27 May 2024, 13:22

Korupsi Bansos Kabupaten Bandung Barat, 3 Orang Dicegah Pergi ke Luar Negeri

Logo Ditjen Imigrasi Kemenkumham

daulat.co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham untuk mencegah sejumlah pihak orang yang memiliki peran penting terkait kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana Pandemi COVID-19 pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020. Ada tiga orang yang dicegah berpergian ke luar negeri.

Demikian diungkapkan Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Senin (29/3/2021). Dikatakan Ali, ketiga orang itu dicegah berpergian ke luar negeri untuk enam bulan ke depan sejak tanggal 26 Februari 2021.

“KPK telah mengirimkan surat ke Ditjen Imigrasi Kumham RI untuk melakukan pelarangan ke luar negeri selama 6 bulan ke depan terhitung sejak tanggal 26 Februari 2021 terhadap 3 orang yang memiliki peran penting terkait perkara dugaan TPK pengadaan barang tanggap darurat bencana Pandemi Covid 19  pada Dinas Sosial Pemda Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020,” kata Ali dalam keteranganya, Senin (29/3/2021).

Namun, Ali urung mengungkapkan indentitas ketiga orang yang dicegah itu. Yang jelas, kata Ali, pencegahan ke luar negeri itu dalam rangka kepentingan pemeriksaan. Hal ini dilakukan agar pada saat diperlukan untuk dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan pihak-pihak tersebut tidak sedang berada di luar negeri.

“Sehingga dapat kooperatif hadir memenuhi panggilan penyidik KPK,” ujar Ali.

Lebih jauh dikatakan Ali,  pihaknya bakal menyampaikan detail perkara dan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. “KPK memastikan akan menyampaikan detail perkara dan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidikan cukup dan kemudian upaya paksa penahanam terhadap para tersangka dimaksud dilakukan,” tutur Ali.

KPK saat ini sedang melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan bantuan sosial tanggap darurat bencana Pandemi Covid 19 pada Dinas Sosial Pemda Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020. Sejumlah pihak telah ditetapkan sebagai tersangka kasus ini.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

Kodim Pemalang: Kami Tidak Pernah Terima Upeti BPNT

Read Next

KPK ‘Emoh’ Kabulkan Permintaan Effendi Gazali