22 May 2024, 00:27

Konsisten Desak Penutupan Togel, Ketua AMPP di Pemalang Diancam Akan Dibunuh

Ketua AMPP Siswanto (kanan) - dok pribadi

Ketua AMPP Siswanto (kanan) – dok pribadi

daulat.co – Penolakan praktik tindak pidana perjudian toto gelap (togel) di Kabupaten Pemalang menuai reaksi dari beberapa pihak yang tidak menginginkan togel diberantas. Baru-baru ini, salah satu organ masyarakat yang menolak keberadaan judi togel mendapatkan ancaman pembunuhan.

Ancaman pembunuhan itu menimpa Siswanto yang juga Ketua Aliansi Masyarakat Peduli Pemalang (AMPP). Saat dihubungi daulat.co, Jumat 26 Maret 2021, ia menuturkan adanya ancaman pembunuhan tersebut.

Disampaikan, AMPP belum lama ini menyampaikan aspirasi ke DPRD Kabupaten Pemalang perihal penutupan tindak pidana perjudian. Dimana dari hasil audensi tersebut, DPRD Pemalang menyatakan aspirasi AMPP sejalan dengan DPRD. Judi togel perlu diberantas karena keberadaannya sudah sangat meresahkan.

Tekad AMPP untuk memberantas judi togel ditegaskan Siswanto sudah bulat. Namun usai audensi dengan DPRD Pemalang, beberapa pihak yang tidak terima dengan penutupan judi togel melakukan ‘perlawanan’. Ia didatangi oknum yang diduga pengecer judi togel.

“Tadi pagi, sekitar jam 07.00 WIB, rumah saya didatangi 3 orang yang mengancam saya. Namun saya cuman kenal satu orang, namanya T (edited), salah satu pengecer togel di Desa paduraksa, namun yang dua saya tida kenal,” ucapnya.

Siswanto menegaskan komitmennya soal judi togel. AMPP akan terus memperjuangkan diberantasnya judi togel, meski mendapatkan ancaman pembunuhan. AMPP sendiri melaporkan kejadian itu ke Polres Pemalang hari ini.

“Tiga tamu tersebut datang dengan tidak sopan, seperti preman saja, kakak ipar saya yang menemui pertama, namun setelah itu saya di panggil kakak ipar katanya ada tamu,” tutur Siswanto.

“Setelah saya keluar dan saya nyuruh masuk, tiba-tiba seseorang dari mereka mendekati saya dengan ancang-ancang mau memukul dan berkata-kata kasar “koe pan nutup togel neng paduraksa, mati koe” (kamu mu menutup togel di Paduraksa, mati kamu; red),” sambungnya.

Usai berkata-kata kasar, Siswanto menyatakan meminta ketiga orang tersebut untuk keluar. Sempat bersitegang, kata Siswanto, karena ketiganya menolak keluar. Pada akhirnya, ketiga orang tersebut pergi meninggalkan rumahnya dengan mengendarai sepeda motor.

Dengan kejadian tersebut, lanjut Siswanto, dirinya semakin yakin dan berharap Polres Pemalang menutup praktik tindak pidana perjudian togel di seluruh wilayah hukum Polres Pemalang. Bukan apa-apa, kata dia, sebab judi togel sudah sangat merugikan masyarakat dan meracuni generasi muda.

Sebelumnya, Pemuda Muhammadiyah dan Gerakan Pemuda Ansor juga menyampaikan kegelisahannya perihal keberadaan judi togel. Dua organisasi yang menginduk pada ormas Islam terbesar di Indonesia itu, yakni Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, meminta aparat penegak hukum berlaku tegas menegakkan aturan.

Selain Pemuda Muhammadiyah dan GP Ansor, Karang Taruna dari Desa Gondang Kecamatan Taman juga menyuarakan hal yang sama. Setelah berkali-kali ramai soal pemberantasan judi togel, sejauh ini keberadaan judi togel di Desa Gondang tidak terlihat lagi. Meski Karang Taruna curiga praktiknya masih dilakukan secara diam-diam.

(Abimanyu)

Read Previous

Verifikasi Tunjangan Profesi Guru, Kemenag Tekankan Akurasi SIMPATIKA

Read Next

Bidik PT ACK & PT Perishable Logistics Indonesia, KPK Beri Sinyal Jerat Pasal TPPU

One Comment

Comments are closed.