27 May 2024, 13:50

KONI Sesalkan Gedung Kridanggo Digunakan Kampanye Cabup Mukti Agung

Ketua KONI Pemalang Agung Dewanto menunjukkan unggahan salah satu tim pemenangan yang meng-upload cabup Mukti Agung Wibowo (Foto: Abimanyu/daulat.co)

daulat.co – Ketua Komite Olagraha Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pemalang, Agung Dewanto, berang. Gedung Kridanggo milik KONI Pemalang disalahgunakan salah satu calon bupati (cabup) Pemalang pada Kamis, 22 Oktober 2020.

“Kami tegaskan, Kicau Mania itu bukan cabang olahraga, dan tidak pernah minta ijin untuk menggunakan lapangan,” tegas Ketua KONI mengenai unggahan Facebook salah satu tim pemenangan Mukti Agung Wibowo – Mansur Hidayat, Jumat 23 Oktober 2020.

Unggahan FB dimaksud merujuk akun @EK Nugroho. Sambil menunjukkan postingan dimaksud, Agung Dewanto menjelaskan bagaimana Mukti Agung datang ke Gedung Kridanggo bersama tim pemenangan dan Komunitas Kicau Mania.

“Perlu saya sampaikan bahwa kegiatan yang terjadi pada malam tadi, KONI sampaikan klarifikasi terhadap unggahan di medsos yang mengatakan kegiatan itu terlaksana di Kridanggo yang dilakukan Komunitas Kicau Mania,” kata Agung Dewanto.

“Saya garisbawahi, bahwa kegiatan tersebut, KONI Pemalang tidak pernah memfasilitasi kegiatan yang berbau politik, apalagi untuk kepentingan calon manapun yang ikut dalam Pilkada. Gedung Kridanggo itu milik masyarakat Pemalang secara umum dan merupakan fasilitas negara,” sambungnya.

Ketua KONI menyayangkan kejadian tersebut. Pihaknya setelah unggahan berisi Mukti Agung berada di Gedung Kridanggo langsung memanggil Ketua PBSI Pemalang Arif Adiyanto atau akrab disapa Toto.

Dimana dalam klarifikasinya, Toto menyatakan tidak mengetahui sama sekali kedatangan Mukti Agung ke Kridanggo. Jika pun ada permohonan masuk, dirinya menegaskan tidak akan memperkenankan calon manapun yang ikut dalam Pilkada Pemalang menggunakan Gedung Kridanggo.

“Sikap kami jelas dan tegas, KONI tidak akan mengijinkan calon manapun. Perbuatan ini (Mukti Agung) sangat tidak terpuji, dan seyogyanya mengetahui sehingga tidak menggunakan fasilitas negara seperti KONI. Tempat atau wadah olahraga dalam rangka membina olahraga,” ucap Agung Dewanto.

“Kegiatan kemarin itu sangat jelas menyalahi aturan, karena ada yel-yel yang bertujuan untuk mendukung salah satu calon, juga foto berpose menunjukkan jari nomor urut calon. Mereka juga menarik atau menggunakan matras yang merupakan fasilitas olahraga untuk foto bersama,” sambungnya.

Sekedar diketahui, dalam unggahan akun Facebook, EK Nugraha menyebutkan jika calon Bupati Pemalang Mukti Agung datang ke Gedung Kridanggo dan bercengkerama dengan Komunitas Kicau Mania Pemalang. Berikut unggahannya yang disertai beberapa foto.

Calon Bupati Mukti Agung Wibowo tengah foto bersama Komunitas Kicau Mania di Gedung Kridanggo Pemalang, Kamis 22 Oktober 2020

Mas Agung bercengkerama dan berOlahraga bersama  dengan Komunitas Kicau Mania Pemalang…
Beliau bilang Dulu rutin ke tempat ini ( Kridanggo ) untuk main badminton.
Semoga kedepannya rutin mengunjungi Gor Kridanggo setelah jadi Bupati Mas Agung.
Salam 2 Jari ..
Coblos No 2
Pemalang Aman !!

(Abimanyu/Sumitro)

Read Previous

Jokowi Minta Penyusunan Peta Jalan Pemanfaatan Batubara Dipercepat

Read Next

Peran Juru Dakwah Telah Dominan Menjaga Harmoni