7 March 2021, 00:42

Komisi VIII Minta Kemenag Optimalkan Media Digital

Ace Hasan Syadzily

Ace Hasan Syadzily

daulat.co – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily menyebutkan bahwa banyak masyarakat yang belajar agama melalui media digital. Hal itu dikemukakan pada acara Rapat Evaluasi Penerangan Agama Islam Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI.

“Kemenag harus mampu beradaptasi dengan hal-hal baru dalam menjalankan fungsi keagamaannya. Kemenag harus menggunakan instrumen digital, masuk menjalankan fungsi keagamaan itu,” jelas Ace di Jakarta, Minggu (17/11).

Dalam acara tersebut, Ace menyampaikan tema mengenai “Relasi Agama dan Negara Untuk Indonesia Maju”. Politisi Partai Golkar tersebut juga memaparkan tantangan kehidupan beragama di Indonesia belakangan ini. 

“Kita dihadapkan pada kondisi bangsa yang menghadapi tantangan serius. Ada survei, masih ada 4 persen penduduk Indonesia mengatakan Pancasila bertentangan dengan syariat Islam. Ada yang salah, ini masih ada yang salah memahami,” ujar Ace.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI itu juga meminta agar Direktorat Penerangan Agama Islam harus menghadapi dan mengidentifikasi kelompok-kelompok yang menganggap Pancasila bertentangan dengan Islam.

Ace menuturkan bahwa Pancasila selaras dengan ajaran Islam. “Yang harus kita lakukan bahwa nilai keislaman luhur agama kita, kompatibel dengan Pancasila. Dan perlu disosialisasikan kepada masyarakat. Memang tidak mudah mensosialisasikan dan menghidupkan nilai kebangsaan,” tuturnya.

(Muh Nurrohman)

Read Previous

Ulama Aceh Berharap Menag Bawa Kesejukkan Untuk Indonesia

Read Next

DNA Perguruan Tinggi Kemenag Adalah Islam Rahmatan lil Alamin