24 May 2024, 01:09

Komisi VII: Perlu Roadmap Terukur Untuk Tingkatkan Produksi Minyak 1 Juta Barel Tahun 2030

daulat.co – Wakil Ketua Komisi VII Dony Maryadi Oekon menjelaskan bahwa untuk memenuhi kebutuhan Indonesia terhadap minyak bumi, pemerintah mencanangkan peningkatan produksi minyak menjadi 1 juta barel pada tahun 2030. Melihat target tersebut, ia menilai perlunya ada roadmap yang terukur untuk dapat mewujudkan target tersebut.

“Kalau keyakinan dari Pak Dirjen tadi yang saya tanyakan di awal bahwa akan mencapai 1 juta (barel minyak) di 2030 itu kita harus optimis, tapi balik lagi optimis itu kan sebetulnya harus mendasar. Untuk optimis kita sampai 1 juta (barel minyak) apa road mapnya? Kira-kira apa roadmap untuk mencapai 1 juta itu kalau kita sekarang bilang 1 juta pada 2030, then what?” ujarnya.

Demikian disampaikan Dony dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Dirjen Migas membahas penemuan cadangan migas di Andaman dan strategi pemerintah dalam meningkatkan investasi sektor hulu Migas, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (13/12/2022).

Untuk itu, dalam RDP tersebut, Dony meminta Dirjen Migas untuk memberikan roadmap dalam mewujudkan target tersebut kepada Komisi VII. “Saya sangat setuju kalau kita masih punya keyakinan untuk dapat 1 juta barrel, tapi nanti boleh secara tertulis atau boleh ini nanti kasih tahu kita ini road mapnya tahun ke tahun ini nanti seperti apa kira-kira rencananya mungkin,” imbuh Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

Lebih lanjut, Dony juga meminta pemerintah untuk dapat menarik kembali investor asing yang ingin berinvestasi di Indonesia. Menurutnya, satu-satunya cara dalam mendorong investor agar berinvestasi di Indonesia adalah dengan merevisi UU Migas. Maka dari itu, Dony menyebutkan bahwa Revisi UU Migas sudah berada di Badan Keahlian DPR (BKD).

“Kita harus membuat sesuatu yang bisa membuat mereka kembali dan mau investasi di tempat kita di negara kita. Satu-satunya yang lagi didorong adalah UU ini yang kita lagi bereskan, UU Migas. Ini lagi kita dorong yang hari ini masih di BKD,” jelasnya. Selain itu, Dony juga berharap bahwa Revisi UU Migas akan dibarengi oleh Revisi UU Energi Baru Terbarukan yang saat ini juga tengah digodok. “Kami berharap ini bisa kita dorong barengan dengan UU EBT,” pungkasnya.

Read Previous

Komisi X Nilai Senam Kesegaran Jasmani Jadi Bukti Olaraga itu Mudah

Read Next

KLHK Diminta Optimalkan Penegakan Kasus Hukum Pidana Lingkungan Hidup