15 June 2024, 08:00

Komisi V: Manajemen Pengawasan Pelabuhan Merak Perlu Ditingkatkan

daulat.co – Wakil Ketua Komisi V DPR RI Muhammad Iqbal minta tingkatkan pengawasan atas penyelenggaraan angkutan penyeberangan di Pelabuhan Merak, termasuk pengawasan terhadap kelengkapan fasilitas keselamatan, pengawasan truk ODOL (Over Dimension/Over Loading) atau bermuatan lebih, penambahan fasilitas dermaga, kesiapan operasi kapal dan manifest penumpang kapal, serta antisipasi kemacetan di kawasan Pelabuhan Merak.

“Kami juga melihat sarana dan prasarana pembangunan infrastruktur yang ada di Pelabuhan Merak ini, bahwasannya memang pelaksanaan itu kami tangkap informasi pada Liburan Natal itu berjalan lancar, tentu mengapresiasi hal tersebut. Walaupun memang ada beberapa catatan pertama antrian kendaraan yang masih panjang, kemudian ada kecelakaan kendaraan bermobil yang masuk ke laut,” ucap Muhammad Iqbal usai Kunjungan Spesifik PT ASDP Indonesia Ferry dan Kementerian Perhubungan, Provinsi Banten, Kamis (9/2/2023).

Dirinya menambahkan, menyiapkan strategi untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, diantaranya terkait fasilitas prasarana dan sarana seperti perluasan akses parkir hingga penambahan armada kapal di sejumlah lintasan demi menunjang kelancaran layanan operasional. Hal ini PT ASDP Indonesia Ferry perlu berkoordinasi dengan Kementerian PUPR dan kementerian perhubungan.

“Yang terpenting itu adalah sarana parkir yang di area Pelabuhan Merak itu, yang saya kira yang harus diperlebar, kemudian kita minta PT ASDP Indonesia Ferry itu berkoordinasi dengan kementerian PUPR agar jalan masuk ke pelabuhan tadi kita lewat jalan kecil dari itu menjadi keluhan juga bagi pengendara mobil maka kita minta agar ada koordinasi antara PT ASDP Indonesia Ferry, Kementerian Perhubungan dan kementerian PUPR,” tambahnya.

Disisi lain terkait pembelian tiket kapal secara online, hal ini sempat menjadi salah satu alasan penumpukan kemacetan di Pelabuhan Merak saat arus mudik. Ihwalnya, pemudik yang membeli tiket langsung di pelabuhan menghambat kendaraan lain di belakangnya. Dengan ini mengimbau agar pemudik tidak kembali secara bersamaan. Terlebih di tanggal puncak arus balik.

“Tiket online ini kan baru di uji coba pada waktu nataru yang lalu masih tahap dicoba dan informasi yang kami dapatkan itu berjalan dengan baik untuk menghindari terjadinya kemacetan. Kita berharap kedepannya agar penjualan tiket itu dilakukan secara online itu sangat bagus sekali untuk mengurangi antrian penumpang untuk membeli tiket antrian di area Pelabuhan Merak ini,” tutupnya.

(Abdurrohman)

Read Previous

Kemenkes dan BKKBN Didesak Untuk Disiplin Isi Data Stunting

Read Next

Pemerintah Didesak Bentuk TGIPF Untuk Tangani Kasus Gagal Ginjal Pada Anak