13 June 2024, 19:59

Komisi I Minta TVRI Ambil Peran Tangkal Berita Hoaks

daulat.co – Anggota Komisi I DPR RI Ahmad Syaikhu meminta TVRI terus mengoptimalkan kinerja, khususnya dalam menyajikan informasi yang berkualitas di tengah disrupsi media sosial. Menurutnya, TVRI sebagai media pemersatu bangsa perlu mengambil peran untuk meluruskan informasi hoaks yang beredar di tengah masyarakat.

“Kita ingin agar TVRI ini juga mengambil peran menjadi media yang bisa meluruskan informasi hoaks atau semakin memperparah gesekan-gesekan yang terjadi antara anak bangsa sehingga terjadi perpecahan diantara anak bangsa,” ungkap Syaikhu baru-baru ini saat mengikuti Kunjungan Kerja (Kunker) Reses Komisi I DPR RI ke LPP TVRI, Manado, Sulawesi Utara.

Politisi dari Fraksi PKS ini juga mendorong TVRI untuk memperkaya konten siaran yang mengangkat budaya lokal dengan lebih inovatif, kreatif, dan sesuai dengan perkembangan zaman agar menjangkau semua lapisan masyarakat. Hal ini juga sejalan dengan visi TVRI menjadi lembaga penyiaran kelas dunia yang dapat memotivasi melalui program informasi dan hiburan.

“Budaya bisa menjadi salah satu faktor pemersatu. Karena itu TVRI perlu mencari akar budaya apa yang dapat mempersatukan bangsa melalui kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, khususnya yang di daerah agar dapat menciptakan kreativitas dan inovasi,” terangnya.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari juga mendorong LPP TVRI Sulawesi Utara agar mempersiapkan langkah-langkah strategis terkait dengan isu pendekatan dengan masyarakat setempat, khususnya yang masih terdampak adanya Analog Switch Off (ASO).

Sementara itu, terkait masalah kekurangan Sumber Daya Manusia, termasuk di TVRI Sulawesi Utara. Abdul Kharis memastikan pihaknya akan memperjuangkan penguatan SDM di lingkungan TVRI. “Komisi I DPR RI akan terus mendukung langkah strategis dan keberlanjutan LPP TVRI dalam penguatan SDM. Selanjutnya, hal ini akan terus menjadi pembahasan dalam Rapat Dengar Pendapat bersama LPP TVRI,” tegasnya.

Read Previous

Presiden Jokowi Putuskan Larang Ekspor Bijih Bauksit Mulai Juni 2023

Read Next

Problem Kesenjangan Ekonomi Maluku Harus Bersatu Padu Dituntaskan