23 May 2024, 16:29

Kemenag Gelar Silaturahmi Dengan Komisi VIII

daulat.co – Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menggelar silaturahmi dengan unsur pimpinan Komisi VIII DPR RI beserta Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) di Hotel Sultan Jakarta, Selasa (5/11). Hadir juga, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid, Sekjen Kemenag M Nur Kholis Setiawan bersama jajaran pejabat eselon I Kementerian Agama.

“Dalam sistem demokrasi Kemenag memang perlu dikontrol dan diawasi oleh legislatif. Saat menerima tugas dari Presiden saya melihat Tupoksi Menag itu adalah menata, merumuskan dan melaksanakan kebijakan di bidang keagamaan. Saya dengan senang hati dan mengatakan ini adalah tantangan bagi saya,” kata Menag.

“Tentara itu bukan sekadar identik dengan menembak melainkan juga harus mampu memimpin kesatuan. Insya Allah saya mampu melaksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya,” sambung Menag. 

Kepada jajaran pimpinan Komisi VIII DPR RI, Menag menyampaikan pesan yang dititipkan oleh Presden Joko Widodo kepada dirinya dalam menahkodai Kementerian Agama.

“Presiden menitipkan masalah radikalisme yang harus kita benahi bersama, kemudian toleransi serta membuat kebijakan terkait Islam yang Rahmatan Lil Alamin,” tutur Menag. 

Soal khilafah, radikalisme hingga celana cingkrang dan cadar yang menimbulkan kontroversi dijelaskan Menag sebenarnya tidak ada yang salah. 

“Mungkin saya mengangkatnya terlalu cepat sehingga menimbulkan pro kontra. Poinnya adalah bahwa PNS itu ada aturan maka taatilah peraturan yang sudah ada. Sekali lagi menurut saya cadar bukanlah ukuran ketakwaan seseorang,” kata Menag.

Menag menyatakan bahwa Kementerian Agama siap menerima masukan dan koreksi dari Komisi VIII DPR RI demi peningkatan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. 

“Saya senang punya Wamenag yang tangguh. Mudah-mudahan kami mampu menata dan merumuskan kebijakan di bidang keagamaan selama menjabat. Saya juga bangga dengan jajaran eselon I Kemenag yang rata-rata profesor. Ini sangat membantu saya dalam menanyakan berbagai hal tentang ihwal keagamaan,” tutur Menag.

(Muh Nurrohman)

Read Previous

Mahfud MD: Presiden Belum Putuskan Perpu KPK

Read Next

Kemenag Diharapkan Bisa Terapkan Sistem Keterbukaan