19 June 2024, 17:24

Kata Jubir Covid-19 Pemalang Soal Sikap Acuh Masyarakat dan Tuntutan Mundur Kadinkes

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Pemalang, Tetuko Raharjo

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Pemalang, Tetuko Raharjo

daulat.co – Juru Bicara Tim Gugus Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Pemalang Tutuko Raharjo tidak henti-hentinya mengajak semua komponen masyarakat di Kabupaten Pemalang untuk lebih sadar Covid-19.

Karena bagaimanapun, tanpa dukungan seluruh komponen masyarakat, kerja-kerja penanggulangan Covid-19 tidak akan berjalan maksimal.

“Silahkan beraktivitas dalam kehidupan sehari-hari. Adaptasi kehidupan baru, tetap laksanakan protokol kesehatan agar terhindar dari Covid-19,” tegas Tutuko kepada daulat.co, Kamis 13 Agustus 2020.

Tim Gugus menekankan demikian karena banyak anggota masyarakat di Pemalang yang cuek dan acuh terhadap pandemi Covid-19.

Padahal, edukasi mengenai pencegahan dan penanggulangan Covid-19 terus dilakukan hingga ke tingkat bawah. Yakni pada pemerintahan desa dengan melibatkan RT/RW.

“Benar, bahwa pemerintah, gugus tugas berada di garda depan, tapi tentu pemerintah tidak mungkin berjalan sendiri tanpa dukungan dan kerjasama dari semua komponen masyarakat,” kata dia.

“Baik partai politik, organisasi agama, kepemudaan dan lainnya. Dalam bentuk apa? Bersama-sama menerapkan protokol kesehatan,” sambungnya.

Soal edukasi ini, lanjut Tutuko, sekaligus menjawab keluhan salah satu anggota DPRD Pemalang mengenai minimnya edukasi mengenai Covid-19 ke masyarakat.

Diakui Tim Gugus, meski sudah berupaya maksimal, namun masih ada celah atau kelemahan. Karena itu ia mengajak masyarakat untuk lebih sadar mengenai pencegahan Covid-19.

Sementara mengenai tuntutan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pemalang dari salah satu anggota DPRD, Tutuko menyebutkan jika tuntutan itu terlalu berlebihan.

“Menurut saya, tuntutan itu berlebihan. Tim Gugus Tugas, dimana didalamnya ada jajaran Dinas Kesehatan, sudah berupaya maksimal melaksanakan penanganan Covid-19. Itu sudah berlangsung lama, sejak awal pandemi lima bulan terakhir,” kata dia.

Meski begitu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat jika upaya yang sudah diupayakan maksimal oleh Tim Gugus, termasuk DKK Pemalang, masih ada yang membuat banyak pihak kurang nyaman.

“Gugus tugas menyampaikan permohonan maaf kalau ada hal-hal yang kurang nyaman. Gugus tugas sudah berupaya maksimal, tapi kami mengakui masih ada keterbatasan-keterbatasan,” pungkas Tutuko.

(Sumitro)

Read Previous

96 Kabupaten ini Lebih Banyak Wanita Dibanding Pria

Read Next

Masuk Pusaran Korupsi, Keluarga Walikota Ade Uu Ikut Bancak Proyek PUPR Banjar