13 June 2024, 22:06

Kadindik Pemalang Minta Dana BOS Untuk Beli Pulsa Internet Dimanfaatkan Dengan Baik

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadindik) Kabupaten Pemalang Mualif saat piket di Posko Penanggulangan Covid-19 di Posko Pendopo Pemkab Pemalang (Foto: Sumitro/daulat.co)

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadindik) Kabupaten Pemalang Mualif saat piket di Posko Penanggulangan Covid-19 di Posko Pendopo Pemkab Pemalang (Foto: Sumitro/daulat.co)

daulat.co – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadindik) Kabupaten Pemalang Mualif menegaskan jika dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun ini bisa digunakan membeli pulsa internet untuk guru dan siswa.

Hal itu mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 19 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Biaya Operasional Sekolah (BOS) Reguler.

“Untuk mendukung pembelajaran secara daring selama masa darurat (Covid-19), pembelian pulsa dari BOS itu diperbolehkan,” terang Mualif kepada daulat.co, Selasa 5 Mei 2020.

Disebutkan, pihak sekolah dapat menggunakan dana BOS Reguler untuk pembiayaan langganan daya dan jasa selama masa darurat Covid-19.

Ketentuan penggunaan dana BOS Reguler untuk membeli pulsa internet ini sudah berlaku dan pemberlakuannya akan dicabut jika status atau kondisi penanganan Covid-19 menunjukkan tren positif.

Kadindik mengingatkan pembelian pulsa internet dari dana BOS ini dimanfaatkan dengan baik oleh guru dan siswa. Yakni untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran dari rumah.

“Yang penting, ketentuan ini dimanfaatkan untuk pembelajaran secara daring, untuk pencegahan Covid-19,” jelas Mualif.

Selain untuk pembelian pulsa internet, lanjut dia, ketentuan BOS sebagaimana Permendikbud 19/2020 juga menghapus atau menghilangkan syarat Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) bagi guru honorer untuk menerima gaji dari dana BOS.

“Tidak ada prosentasenya, yang ada penghonoran. Boleh lebih dari 50 persen dan itu tanpa NUPTK,” terang Mualif seraya menambahkan ketentuan ini hanya berlaku selama masa darurat Covid-19.

Namun demikian, ia menggarisbawahi guru honorer yang menerima dana BOS merupakan guru yang belum menerima tunjangan profesi dan telah memenuhi beban mengajar.

(Sumitro)

Read Previous

Antisipasi Jerat Hukum Program Bantuan Sosial, Kades di Pemalang Kedepankan Unsur Kehati-hatian

Read Next

Suap Impor Bawang Putih, Eks Politikus PDIP Nyoman Dhamantra Divonis 7 Tahun Penjara