16 January 2021, 09:05

Kabar Gerindra Dapat Tiga Kursi, Puan: Harus Dibicarakan Secara Matang

Partai Gerindra

daulat.co – Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani mengatakan bahwa penentuan kursi kabinet berada sepenuhnya di tangan Presiden Joko Widodo. Penegasan itu disampaikan menyusul berhembusnya kabar yang menyatakan bahwa Partai Gerindra diberikan tiga kursi pada Kabinet Kerja Jilid II.

“Menteri itu hak prerogatif presiden jadi ya kita harus menghargai Prerogatif presiden,” kata dia di Gedung DPR RI, Senayan, Senin 07 Oktober 2019.

Mengenai keberadaan Gerindra yang selama ini memposisikan diri sebagai oposisi, Puan enggan berspekulasi lebih jauh. PDI Perjuangan juga tidak dalam posisi setuju atau tidak setuju, karena sudah menyangkut partai lain dalam koalisi. Maksudnya, sesama partai yang sebelumnya bahu-membahu memenangkan pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019.

“Kan ga bisa serta-merta PDIP menyatakan iya setuju atau tidak setuju, kita ada partai lain yang bersama-sama (memenangkan) Pak Jokowi,” jelasnya.

Jika pun benar informasi mengenai Gerindra akan gabung dan akan diberikan tiga kursi menteri, maka keputusannya harus diambil bersama-sama. Dibicarakan secara matang dengan seluruh anggota partai koalisi pemerintah. Sejauh mana informasi mengenai jatah kursi Gerinda akan bermuara, Puan menjawab diplomatis.

“Harus dibicarakan secara matang dan bersama-sama dengan semua partai yang mendukung Pak Presiden. Kita lihat aja nanti,” kata dia.

Sekedar diketahui, tiga tokoh Partai Gerindra disebut-sebut tengah dipertimbangkan Jokowi untuk duduk di kursi Kabinet Kerja Jilid II. Mereka adalah Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon dan Edhy Prabowo dan Sandiaga Uno. Nama terakhir dikabarkan akan mendapatkan kartu tanda anggota Gerindra jika jadi duduk di kabinet.

Dari informasi yang beredar dari grup whatsapp, ketiga nama tersebut masing-masing untuk menduduki pos ketahanan pangan untuk Fadli Zon, bidang investasi dan ekonomi untuk Sandiaga Uno dan bidang pertanian – lingkungan hidup untuk Edhy Prabowo. (Sumitro)

Read Previous

Presiden Jokowi dan PM Belanda Kompak Pakai Batik

Read Next

Bupatinya Dicokok KPK, Pemerintahan Lampung Utara Tetap Berjalan