24 June 2024, 04:42

Jokowi Minta Dukungan Semua Pihak Wujudkan Visi Pemerintah

daulat.co – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan dukungan dari berbagai pihak untuk bersama-sama pemerintah berada dalam satu visi yang sama. Disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan di Mahkamah Konstitusi (MK) di Provinsi DKI Jakarta, Selasa (28/1).

“Visi besar dalam menciptakan hukum yang fleksibel, hukum yang sederhana, hukum yang kompetitif, dan responsif demi terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sebagaimana amanat konstitusi kita,” ujar Presiden Jokowi.

Pada kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan tantangan dan peluang bangsa ke depan yakni dunia mengalami perubahan yang sangat cepat, serta tantangan semakin kompleks juga persaingan pun makin ketat. Untuk itu, Presiden mengusulkan agar membangun cara-cara kerja baru yang lebih cepat dan efisien.

“Langkah kita juga harus lebih cepat dan lebih dinamis. Kita harus melakukan penyederhanaan. Kita wajib memangkas kerumitan-kerumitan agar kita menjadi bangsa yang memiliki daya saing, memiliki kompetitif di tingkat dunia,” tambah Presiden.

Para pendiri bangsa, menurut Presiden, telah merumuskan Undang-undang Dasar 1945 sebagai konstitusi negara yang tak mudah lekang oleh zaman dan dibuat untuk mengatur hal-hal yang sangat fundamental.

“Sehingga kita memiliki kesempatan dan keleluasaan untuk  menyusun pengaturan di bawahnya agar selalu siap merespons perubahan zaman untuk memenangkan kompetisi,” ujar Presiden Jokowi.

Sering kali, menurut Presiden, justru sekarang ini banyak peraturan turunan, yang tidak konsisten, terlalu rigid dan mengekang ruang gerak sendiri serta menghambat kecepatan dalam melangkah dan mempersulit untuk memenangkan kompetisi.

Turut hadir dalam agenda ini Ketua MK Anwar Usman, Ketua DPR RI Puan Maharani, Menko Polhukam Mahfud MD, Seskab Pramono Anung, Menkumham Yasonna Laily, dan Menag Facrul Razi.


Read Previous

Dari Menteng Raya, Muhammadiyah & Puluhan Ormas Tolak Desain RUU Omnibus Law

Read Next

KPK Dalami Andil Pengurus PDIP di Suap PAW Lewat Ketua KPU