25 June 2024, 00:50

Jokowi Harap Manipulasi Nilai Saham Dihilangkan

daulat.co – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, pemerintah ingin membangun sebuah trust ya untuk bursa kita, pasar modal kita. Karena itu, ia berharap praktek goring-gorengan saham atau manipulasi nilai saham harus dihilangkan.

“Tadi sudah saya sampaikan juga ke Pak Ketua OJK (Otoritas Jasa Keuangan), ke Pak Dirut BEI (Bursa Efek Indonesia) semuanya. Kita mempunyai semangat yang sama untuk membangun sebuah kepercayaan, membangun trust bagi Bursa Efek Indonesia,” kata Presiden Jokowi usai membuka Perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2020, di Main Hall, Tower 1 Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (2/1).

Sebelumnya saat memberikan sambutan pada perdagangan saham 2020 itu, Presiden Jokowi berpesan agar otoritas bursa,  OJK dan BEI segera membersihkan bursa dari praktek-praktek jual beli saham yang tidak benar.

“Jangan sampai ada lagi dari 100 digoreng- goreng jadi 1000 goreng-goreng jadi Rp 4.000,” tegas Presiden.

Presiden berharap agar tahun 2020 sdapat menjadi momentum bagi OJK, bagi BEI untuk mencanangkan tahun pembersihan pasar modal dari para manipulator yang sering memanipulasi.

“Kalau manipulator berarti sering memanipulasi yang gak bener dipoles-poles jadi bener, yang 100 tadi dipoles-poles jadi 4. 000. Hati-hati bersihkan dan hentikan ini,” pesan Presiden Jokowi.

Mengutip Ketua OJK, Presiden menyampaikan, dari survey Bloomberg kita nomer satu diantara negara-negara emerging markets yang lain.

“Ini patut disyukuri, tapi kepercayaan seperti itu jangan hilang gara-gara tadi, ada manipulator yang hanya mengambil untung untuk dirinya sendiri,” ujarnya.

Menurut Presiden, kita patut bersyukur karena Indonesia tercatat dan diakui dunia sebagai Most Prefferred Emerging Markets di tahun 2020 mengalahkan China, mengalahkan India, mengalahkan Brazil dan negara-negara yang pertumbuhannya diakui dunia.

Read Previous

KPK Diminta Periksa Azis Syamsuddin

Read Next

Jokowi Minta OJK Bersihkan Praktek Jual Beli Saham Yang Tak Benar