29 May 2024, 13:38

Janji Bangun Smelter Freeport, Ridwan Hisyam: Hasilnya Tidak Ada

Ridwan Hisyam

Ridwan Hisyam

daulat.co – Anggota Komisi VII DPR RI, Ridwan Hisyam dalam rapat kerja dengan Menteri ESDM Arifin Tasrif (22/3), menilai janji pembangunan smelter oleh PT Freeport Indonesia hanya akal-akalan saja, karena tidak akan pernah terwujud.

Sebab, menurutnya sejak tahun 1997 rencana-rencana pembangunan seperti ini hanya menjadi wacana dan pada akhirnya tidak pernah menjadi sesuatu yang diharapkan bagi Indonesia. Ia juga menyatakan pengambilalihan saham 51 persen saham PT. Freeport saat itu dilakukan pemerintah dengan susah payah.

“Ini tidak mungkin. Saya juga sudah bicara empat mata dengan Presiden PT Freeport. Kita bicara sebagai pengusaha, siap gak kamu ini? Mau bagaimanapun diakal-akali saja. Undang-Undang ini mulai Tahun 2004, diubah Tahun 2009 sampai kemudian Undang-undang Minerba kemarin. Tapi apa hasilnya? Tidak ada,” terangnya.

Politisi dari Fraksi Partai Golkar itu menyatakan, dengan dominasi saham Freeport yang dimiliki negara saat ini, seharusnya pemerintah dapat mengambil alih pemegang saham terbesar.

Karena itu, Ridwan Hisyam menyarankan agar pemerintah Indonesia melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hilir yang mengeksekusi smelter tersebut. Sementara di sisi hulu, pemerintah harus menyiapkan Mind Id.  

“Cobalah pemerintah yang turun tangan, dan nanti perusahan BUMN yang jadi anggotanya. Dan saya rasa swasta juga mau. Lokasinya tidak perlu jauh-jauh, lokasi yang pernah dipimpin dan disiapkan pak Menteri juga,” katanya.

“Di Gresik, Petrokimia. Itu sudah ada lokasinya, tinggal ditambahkan. Saya sudah bicara dengan Dirut Petrokimia dan mereka siap,” sambung Ridwan.

(Sumitro)

Read Previous

Buruan Daftar! Seleksi Jalur Prestasi Akademik Kampus Islam Negeri Segera Ditutup

Read Next

Kuasa Hukum Juliari Duga MJS Bayar Cita Citata dari Vendor Bansos Covid-19