25 June 2022, 20:29

Jadi Tersangka TPPU, Aset Rp 10 M Bupati Nonaktif Nonaktif Banjarnegara Disita KPK

Kantor Dinas PUPR Kabupaten Banjarnegara dijaga aparat kepolisian saat dilakukan penggeledahan KPK, Senin (9/8/2021) - ist

Kantor Dinas PUPR Kabupaten Banjarnegara dijaga aparat kepolisian saat dilakukan penggeledahan KPK, Senin (9/8/2021) – ist

daulat.co –  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati nonaktif Banjarnegara Budhi Sarwono sebagai tersangka dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Penetapan tersangka ini merupakan pengembangan atas kasus dugaan rasuah pemborongan, pengadaan atau persewaan pada Dinas PUPR Pemkab Banjarnegara pada 2017 sampai 2018 yang lebih dahulu menjerat Budhi Sarwono.

“Tim penyidik membuka dan memulai penyidikan terkait adanya dugaan TPPU yang dilakukan oleh tersangka BS (Budhi Sarwono) dan kawan-kawan,” ucap pelaksana tugas (Plt) KPK, Ali Fikri, Rabu (16/3/2022).

KPK menduga Budhi melakukan sejumlah modus pencucian uang hasil dugaan rasuah. Saat ini, kata Ali, pihaknya sudah mengantongi banyak bukti terkait dugaan TPPU Budhi.

“Dalam perbuatan pidana ini, diduga ada upaya maupun tindakan untuk  menyembunyikan atau menyamarkan asal usul harta kekayaan yang bersumber dari tindak pidana korupsi diantaranya dengan dibelanjakan dalam bentuk berbagai aset baik bergerak maupun tidak bergerak,” kata Ali.

Dalam pengusutan kasus dugaan pencucian ini, lembaga antikorupsi teleh menyita aset yang diduga milik Budhi sekitar Rp 10 miliar.
Namun, Ali enggan memerinci aset Budhi yang disita oleh KPK.

“Sejauh ini kami telah melakukan penyitaan terkait dengan aset-aset yang diduga milik tersangka ini kurang lebih Rp 10 miliar,” ujar Ali.

Dalam kasus dugaan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Banjarnegara tahun 2017-2018, KPK menetapkan Bhudi bersama pihak swasta bernama Kedy Afandi sebagai tersangka.

Untuk kepentingan penyidikan, tim penyidik melakukan upaya paksa penahanan kedua tersangka untuk 20 hari ke depan terhitung sejak tanggal 3 September 2021 sampai 22 September 2021.

Kedy Afandi ditahan di Rutan KPK cabang Pomdam Jaya Guntur. Sementara Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono ditahan di Rutan KPK pada Kavling C1.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

KPK Turun Tangan Dalami Dugaan Bagi-bagi Kavling di IKN Nusantara

Read Next

KPK Bakal Analisa Lebih Lanjut Skandal Kardus Durian Muhaimin Iskandar