23 May 2024, 22:57

Ini Tanggapan Komisi X DPR Soal Dugaan Pencatutan Nama Menpora RI Dalam Turnamen Catur Nasional 2021

Dede Yusuf

Dede Yusuf

daulat.co – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf mengungkapkan, setiap event olahraga diselenggarakan oleh lembaga cabang olahraga (Cabor), baik skala nasional maupun internasional, boleh diselenggarakan tanpa ada campur tangan pemerintah.

Akan tetapi, merujuk aturan yang ada, apabila kegiatan olahraga tersebut diselenggarakan dalam kategori multi event seperti ada atletiknya atau sepakbola baru tidak boleh tanpa ada izin pemerintah.

Kata Dede Yusuf kepada wartawan, Senin 21 Juni 2021, menanggapi dugaan pencatutan nama Piala Menpora melalui Turnamen Catur Indonesia Master yang disiarkan di channel youtube milik salah satu petinggi negara. Turnamen yang digelar baru-baru ini disebut Sesmenpora Gatot S Dewa Broto tidak berizin.

“Kita kembali ke aturan dulu, dalam hal ini misalnya penyelenggara turnamen tersebut dari Percasi (Persatuan Catur Seluruh Indonesia) tidak ada masalah, tapi kalau multi event seperti ada atletiknya atau sepakbola baru tak boleh tanpa ada izin pemerintah,” katanya.

Dede ‘Macan’ Yusuf yang juga politisi Partai Demokrat itu mempertanyakan, apakah kegiatan yang diprakasai Ketua MPR RI Bambang Soesatyo itu sudah mengantongi izin atau belum. Terlebih Turnamen secara jelas menyertakan nama institusi kementerian, yakni dengan membawa nama Piala Menpora.

“Nah yang jadi pointnya, apakah acara ini diselenggarakan oleh Percasi atau MPR? Soalnya, inikan dua lembaga tersendiri,” jelas Dede.

“Soal izin ini saya tidak tahu apakah antara Pak Bamsoet dengan pak Zainudin Amali itu, apakah tidak ada komunikasi atau tidak. Apalagi mereka berdua ada dalam satu keluarga besar. Ada apa sih ini?,” sambungnya.

Ditambahkan Dede, Turnamen Catur Nasional sebenarnya merupakan hal yang baik, lantaran dalam rangka mengangkat kembali semangat keolahragaan yang tengah meredup akibat pandemi Covid-19.

Lebih jauh ia juga menegaskan jika Komisi X DPR tidak ingin dibawa-bawa ke dalam polemik ini. Dede meminta kepada Kemenpora melalui Menpora Zainul Amali dan Bamsoet untuk menyelesaikan masalah ini sendiri dengan baik tanpa melibatkan DPR.

“Kami ini wakil rakyat dan bukan wakil partai, jangan bawa-bawa Komisi X DPR. Apalagi mereka berdua sama-sama keluarga besar, jadi selesaikan ini dengan komunikasi baik antara keduanya,” tukasnya.

Sesmenpora Gatot S Dewa Broto sebelumnya merespons masalah pencatutan nama terkait turnamen catur Indonesia Master. Ia menyatakan tak ada permohonan izin secara resmi kepada Kemenpora untuk menggunakan nama Piala Menpora di turnamen catur yang disiarkan di channel youtube milik salah satu petinggi negara.

“Jadi kami tidak tahu ada turnamen itu. Prinsipnya kami sangat terbuka pada siapapun, cabang olahraga manapun yang ingin menggunakan atribut Piala Menpora dalam kegiatannya. Tapi kan ada prosedurnya,” kata Gatot.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo sendiri diketahui menggelar turnamen catur nasional Indonesia Master yang memperebutkan Piala Bergilir Ketua MPR RI dan Piala Tetap Menpora pada Sabtu (19/6). Turnamen digelar di Lobby Gedung Nusantara V MPR/DPR Jakarta sekaligus disiarkan melalui live streaming melalui kanal youtube Bamsoet Channel.

Grandmaster Susanto Megaranto, Grandmaster Cerdas Barus, Grandmaster Novendra Priasmoro, dan Grandmaster Women Medina Warda Aulia turut ambil bagian di ajang ini. (Sastro)

Read Previous

Puan Maharani Desak Pemerintah Tingkatkan Pengendalian Covid-19

Read Next

Angka Covid-19 Melonjak, MUI Ingatkan Tokoh & Pejabat Beri Contoh Yang Baik ke Masyarakat