25 June 2024, 00:51

Ini Penjelasan Perumda Air Minum Tirta Mulia Kena Imbas Mengenai Lonjakan Tagihan Pelanggan

daulat.co – Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Tirta Mulia Slamet Efendi melalui Kepala Bagian Hubungan Pelanggan Heri Condro Susilo menanggapi ramainya informasi di media sosial mengenai lonjakan tagihan pembayaran air berlangganan.

Ia menyampaikan, lonjakan tagihan pembayaran air terjadi saat Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang tengah melakukan pencatatan secara langsung data dan tagihan air dari tiga bulan sebelumnya. Kemudian ketemu hitungan rata-rata pembayarannya.

Sebagai catatan, kata Heri, pembayaran tagihan air di bulan April 2020 merupakan perhitungan dari rata-rata pembayaran pemakaian bulan Januari, bulan Februari dan bulan Maret. Selanjutnya, pembayaran bulan Mei merupakan rata-rata pemakaian pada bulan februari, maret dan april.

Lalu, pembayaran bulan Juni berasal dari rata-rata pemakaian bulan Maret, April, Mei, serta pembayaran pemakaian bulan Juli 2020 merupakan perhitungan dari rata-rata pembayaran pemakaian di bulan April, Mei dan Juni.

“Nah, pada pembacaan meter di bulan Juli, dilakukan pembacaan meter secara langsung oleh petugas. Pelanggan akan membayarnya di bulan Agustus 2020,”  ujarnya.

Dari sini, lanjut Heri, akan ada selisih pemakaian rata-rata pembayaran pemakaian tiga bulan sebelumnya dengan pembacaan real oleh petugas dilapangan. Disinilah kemudian munxul permasalahan membengkaknya rekening akibat dampak kebijakan penanganan Covid-19 di Kabupaten Pemalang.

”Selama 3 bulan ini, mulai bulan April, Mei dan bulan Juni pemakaian air perhitungannya dibuat rata-rata karena petugas baca meter tidak turun  langsung untuk baca meteran karena sedang pandemi Covid-19,” kata dia.

Heri menambahkan, pelanggan dan semua kegiatan masyarakat secara umum sejak pandemi Covid-19 harus dilakukan dirumah (stay at home). Karena kegiatan dari rumah itulah tidak terasa penggunaan air PDAM meningkat tajam.

Setelah di bulan Juli, baru petugas baca meter turun kembali seperti biasanya untuk pembacaan dan dicatat angka meter yang ada. Itu pun menggunakan protokol kesehataan. Untuk mengakomodasi keluhan besarnya tagihan ini, Perumda Aur Minum Tirta Mulia mengambil kebijakan soal tunggakan tagihan dapat diangsur.

“Pelanggan dapat mengajukan keringanan dengan cara mengangsur tagihan tersebut,.silahkan hubung Customer Service kami,” kata Heri.

Sekedar diketahui, pelanggan yang berada di kategori golongan R1 digratiskan pembayaran tagihannya sampai bulan Desember 2020. Setelah itu baru untuk pembayaran lagi di Januari 2021.

“Ini salah satu bentuk kepedulian kami Perumda Tirta Mulia Pemalang dalam menghadapi permasalahan ini dan selama pandemi cobid-19,” katanya.

Hal serupa diungkapkan oleh Humas Perumda Air Minum Tirta Mulia Pradanaditya Leroy, pada dasarnya Perumda selalu memberi kemudahan pada pelanggan. Pihaknya juga sudah memberitahukan melalui media sosial dan juga pemberitaan soal lonjakan tagihan.

“Saya sarankan silahkan buka di Facebook resmi kami, bernama Tirta Mulia. Semua keluhan pelanggan seluruh masyarakat Kabupaten Pemalang akan kami jawab atau tanya secara langsung ke customer service kami,” ujarnya.

(Abimanyu)

Read Previous

Komisioner KPK: Aturan Baru Jaksa Agung Menimbulkan Kecurigaan Publik

Read Next

Meriahkan HUT 75 Kemerdekaan RI, PDAM Tirta Mulia Lelang Mobil dan Motor Bagi Karyawan