30 May 2024, 07:06

Ingatkan Aldi, Hamu Fauzi: Kalau Tidak Paham, Jangan Sok Tahu!

Jubir Tim Caretaker KNPI Pemalang, Hany Muhamad Fauzi

Jubir Tim Caretaker KNPI Pemalang, Hany Muhamad Fauzi

daulat.co – Juru bicara Tim Caretaker Dewan Pimpinan Daerah Komite Pemuda Nasional Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Pemalang, Hany Muhamad Fauzi atau akrab disapa Jamu Fauzi, mengingatkan Renaldi Firdaus Kautsar agar memahami aturan organisasi KNPI dengan baik dan benar.

Dengan begitu, setiap kata dan tindakan yang keluar tidak keluar dari rel yang digariskan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) KNPI. Dengan begitu, apa yang disampaikan tidak asal-asalan dan terkesan sok tahu mengenai bagaimana menjalankan roda organisasi KNPI.

“Kami mengantongi SK Caretaker dan mengenai statemen Renaldi terkait dualisme dan gerbong kami yang disebut tidak di terima di Jateng, menurut hemat saya, dia (Aldi -sapaan akrabnya) kalau gak paham jangan sok tahu!,” tegas Hamu kepada wartawan, Sabtu 6 Februari 2021.

Ia justru mempertanyakan balik pernyataan Aldi bahwa Tim Caretaker KNPI Pemalang tidak sah alias ilegal. Padahal jelas-jelas Tim Caretaker mengacu pada Surat Keputusan (SK) DPD KNPI Provinsi Jawa Tengah Nomor: KEP.004/DPD.KNPI/JTG/XII/2020, yang ditandatangani Nur Wahid MSi selaku Ketua DPD KNPI Jateng.

Adapun susunan kepengurusan KNPI Kabupaten Pemalang ditetapkan di Semarang tertanggal 10 Desember 2020. Dimana Abdul Hakim SHI diputuskan sebagai Ketua DPD KNPI Pemalang, Ahyaul Arifin SHI sebagai Wakil Ketua, M Iskandar Abdu Salam SE Sekretaris, Zar’al Muzakki SPd Wakil Sekretaris dan Ilmanudin SHI MH selaku Bendahara.

Untuk menyukseskan pelaksanaan Musda Tim Carataker juga telah membentuk kepanitiaan dengan Nomor: 001/SK/KEP/DPDKNPI/PML/I/2021. Untuk persiapan acara pelaksanaan Musda di tanggal 27 Februsri 2021, dikatakan Hamu sudah mencapai 60 persen, mulai dari hal administratif maupun teknis.

“Tupoksi saya sebagai jubir Pengurus Carateker DPD KNPI Kabupaten Pemalang hanya menyampaikan, bahwa kami akan segera menggelar Musda di akhir Februari nanti. Dengan turunnya SK Caretaker ini juga membekukan segala kegiatan Kepengurusan KNPI, itu sudah tertulis dalam SK Caretaker,” kata Hamu.

Pengurus Caretaker KNPI Pemalang, lanjut dia, memiliki SK yang ditandatangani DPD Jawa Tengah yang berkorelasi pada Ketua DPP KNPI Abdul Aziz dan Sekjen Yatema Tirtajaya Laoli. Dan, kepengurusan itu diketahui yang memiliki legitimasi SK Kemenkumham dan Kemendagri.

“Kalau disebut tidak sah, silahkan buktikan saja secara legal. Jangan merasa paling sah sendiri, cuman ngomong,” ucapnya.

Dikonfirmasi secara terpisah melalui sambungan telepon, Ali Zaenul M selaku Bendahara 1 DPD KNPI Provinsi Jawa Tengah yang membidangi OKP mengatakan bahwasannya pihaknya merupakan pengurus KNPI Jawa Tengah yang sah secara undang-undang.

“Kita masih sah secara undang-undang yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) karena kita punya SK dari Kemenkumham. Silahkan di scan saja barcode-nya, kepungurusan kami juga di bawah Ketua MPI Fahd El Fouz A Rafiq,” tuturnya.

(Abimanyu)

Read Previous

Operasi Yustisi ‘Jateng Dirumah Saja’, Forkopimca Ulujami Berikan Sanksi Push Up & Nyanyi Lagu Nasional Bagi Pelanggar

Read Next

Kata Aldi, Tim Caretaker Tidak Ada Kaitannya Dengan Organisasi KNPI