21 October 2021, 09:34

Hmm… Gubug di Pantai Cemoro Songo Petarukan Kembali Beroperasi

Pantai Cemoro Songo

Pantai Cemoro Songo

daulat.co – Setelah sebelumnya ditertibkan Satpol PP Pemalang, gubuk cinta di Objek Wisata Pantai Cemoro Songo, Desa Klareyan, Kecamatan Petarukan, Pemalang kembali dibangun oleh pemilik warung.

Gubuk cinta itu dari pantauan daulat.co, Senin 11 Oktober 2021, dibangun kembali oleh pemilik warung dengan menggunakan papan triplek sebagai penutup sket (pembatas-red). Keberadaan gubug dimanfaatkan pengunjung Pantai Cemoro Songo.

Beberapa pengunjung diantaranya nampak remaja yang kedapatan berpakaian sekolah abu-abu dan biru putih dan memanfaatkan fasilitas gubuk sebagai tempat berkumpul. Mereka memanfaatkan gubuk untuk bersantai ria dengan pasangannya.

Pemilik warung yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, dirinya terpaksa membuka gubuk demi banyaknya pengunjung di warungnya. Karena sejak ditertibkan oleh Satpol PP beberapa waktu laly, nyaris tidak ada pengunjung yang jajan di warungnya.

“Kemarin pas diobrak-abrik tidak ada yang datang mampir ke warung untuk jajan,” kata pemilik warung kepada daulat.co, Senin, 11 Oktober 2021.

Menurutnya, ia bersama rekan-rekannya sudah mengikuti anjuran satpol PP untuk tidak menggunakan bekas spanduk dan diganti dengan papan.

“Kemarin disuruh pakai papan, ini sudah,” ucapnya.

Atas kejadian itu, awak media mencoba menemui Kepala Desa Klareyan, namun yang bersangkutan sedang tidak ada dikantornya. Menurut informasi, Kepala Desa sedang mengikuti rapat di Kantor Dispermades Pemalang.

Sementara, Plt Kabid Trantibumas Satpol PP Kabupaten Pemalang Agus Mulyadi saat dikonfirmasi mengatakan akan segera menertibkan bersama personil dengan patroli wilayah dan opstib ke lokasi.

“Kita akan opstib seperti biasa. Nanti kita kabari kapan waktunya,” ujar Agus Mulyadi melalui pesan WhatsApp, Senin, 11 Oktober 2021.

(Rizqon Arifiyandi)

Read Previous

Kasus Kekerasan Seksual Anak, Polisi Harus Memberikan Rasa Keadilan

Read Next

Pimpin Kunjungan ke Sulteng, Fikri Faqih Sebut Dukungan Pemerintah Pusat Belum Maksimal