24 June 2024, 03:11

Hingga 24 September, Satpol PP Pemalang Catat Pelanggar Masker Capai Ribuan Orang

daulat.co – Kepala Satuan Polisi Pramong Praja (Satpol – PP) Kabupaten Pemalang Wahyu Sukarno mengungkapkan jumlah pelanggar aturan protokol kesehatan sejak digelar penertiban (operasi) di lapangan mencapai ribuan orang. Hal ini secara tidak langsung menggambarkan bagaimana tingkat kesadaran masyarakat mengenai pencegahan Covid-19.

“Operasi gabungan digelar sejak awal September sampai akhir bulan, nanti kondisional bisa diperpanjang lagi berdasarkan evaluasi pelaksanaan,” terang Wahyu Sukarno diruang kerjanya, Kamis 24 September 2020.

“Per hari ini, jumlah pelanggar ribuan orang. Operasi masker dilaksanakan setiap hari, tapi tetap saja masih ditemukan masyarakat yang tidak tertib menggunakan masker,” sambungnya.

Dijelaskan Wahyu, pelaksanaan operasi gabungan melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polres, Kodim 0711, Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Perhubungan (Dishub) hingga Kesbangpol.

Operasi dilaksanakan pada hari kerja, Senin hingga Jumat. Khusus pada pekan ketiga bulan ini, operasi diselenggarakan penuh hingga Sabtu dan Minggu, bersamaan dengan monitoring dari Propinsi Jawa Tengah (Jateng).

“Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, sekaligus membuat jera mereka yang tidak tertib mengenakan masker dalam beraktifitas sehari-hari,” kata Wahyu.

Mengenai sanksi, lanjut dia, merujuk Peraturan Bupati Pemalang Nomor 45 Tahun 2020, masyarakat yang kedapatan melanggar diberikan teguran lisan dan tertulis. Kemudian kerja sosial seperti menyapu jalan, menghafal Pancasila, menyanyikan lagu wajib nasional hingga menyebutkan nama-nama Presiden RI.

“Tidak ada denda, lebih ke sanksi sosial. Kami mengharapkan masyarakat ditengah situasi pandemi Covid-19 mematuhi protokol kesehatan. Pakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan hindari kerumunan karena dengan berkerumun potensi penularan sangat cepat,” kata dia.

“Setiap warga masyarakat, kalau tidak ada keperluan mendesak, kami harap tetap stay dirumah. Kecuali kegiatan mendesak, silahkan, tapi harus mematuhi protokol kesehatan,” pungkas Wahyu Sukarno.

(Sumitro)

Read Previous

Kemenag: Arab Saudi Bertahap Buka Ibadah Umrah

Read Next

Febri Diansyah: Dengan Segala Kecintaan Pada KPK, Saya Pamit