24 May 2024, 02:44

Hak Paten, Pemalang Siap Ajukan Indikasi Geografis Nanas Madu ke Kemenkumham RI

Bupati Mukti Agung Wibowo

Bupati Mukti Agung Wibowo

daulat.co – Bupati Mukti Agung Wibowo mengungkapkan tekad Pemerintah Kabupaten Pemalang berupaya nanas madu yang merupakan salah satu produk unggulan dari Kecamatan Belik.

Proses mematenkan produk nanas madu, Pemkab pemalang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) melaksanakan sosialisasi persiapan pengajuan indikasi geografis (IG) Nanas Madu Pemalang, di pendopo Kabupaten Pemalang, Selasa (18/5).

Bupati Pemalang menyatakan upaya Bappeda untuk melakukan indikasi geografis nanas Madu Pemalang dalam mendapatkan hak paten dari Kementerian hukum dan ham RI.

Untuk mewujudkan nanas madu menjadi indikasi geografis, beberapa langkah telah ditempuh pemerintah. Mulai dari pelaksanaan sosialisasi dan melengkapi berkas-berkas persyaratan yang diperlukan dalam pengurusan ke Kementerian.

“Dengan adanya pengakuan secara hukum maka kita bisa menyampaikan bahwa kepemilikan produk ini sudah paten,” kata Bupati Agung.

Bupati mengklaim, jika nanas madu yang dimiliki pemalang berbeda dengan daerah lain. Terlebih dari karakteristik geografis yang dimiliki Pemalang yang tidak dimiliki daerah lain.

“Bentuk, rasa dan kualitas kemanisan nanas madu pemalang menjadi ciri tersendiri,” kata Agung.

Sementara Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham RI) melalui Kepala Seksi Pemantauan dan Pengawasan Indikasi Geografis, Idris, mendorong upaya pemerintah Kabupaten Pemalang untuk melengkapi data-data yang diperlukan dalam pengajuan indikasi geografis nanas madu.

Dengan begitu, lanjutnya, bisa segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait dalam hal pengumpulan data dan persyaratan untuk dijadikan satu dalam bentuk dokumen deskripsi.

“Kami akan bantu dan memfasilitasi proses pengajuan indikasi geografis cepat terealisasi dan menjadi hak masyarakat petani Pemalang,” kata Idris.

Idris berharap, Pemerintah Kabupaten Pemalang juga segera mendaftarkan produk unggulan, termasuk sapu glagah dan mangga istana untuk dijadikan identitas geografis Kabupaten Pemalang

(Rizqon Arifiyandi)

Read Previous

Edhy Prabowo Sumbang Buku Rp 101 Juta ke Perpustakaan Akademi Militer

Read Next

Edhy Prabowo Biayai Ratusan Anak Asuh Hingga Perguruan Tinggi