16 May 2021, 22:10

Hadapi Dampak Pandemi, Muhammadiyah Terus Galakkan Program Ketahanan Pangan

Panen Raya Padi Muhammadiyah

Panen Raya Padi Muhammadiyah

daulat.co – Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) bersama Lazismu dan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PDM Banyumas mengadakan panen raya padi di Karang Tawang kabupaten setempat, Rabu 10 Februari 2021.

Panen raya padi ini merupakan bagian dari Gerakan Ketahanan Pangan bagi warga Muhammadiyah jangka panjang, khususnya bagi warga yang terdampak Covid-19. Program Ketahanan Pangan memanfaatkan sekolah lapang sebagai upaya mendorong program Tani Bangkit, dimana di Banyumas telah mulai sejak Oktober 2020.

Ketua Lazismu PP Muhammadiyah Hilman Latief yang ikut mendukung panen raya sebagai ketahanan di masa pandemi Covid-19 berharap, program pemberdayaan petani berupa panen raya bisa menjadi inspirasi Lazismu di daerah-daerah lain untuk melakukan langkah yang sama.

Apalagi, sejak pandemi melanda Indonesia Maret 202 silam, selain jumlah kasusnya yang terus mengalami peningkatan, banyak warga yang terdampak terutama sektor ekonomi dan pangan. Muhammadiyah selanjutnya hadir melalui Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) sejak Juli 2020.

“Saya sambut baik panen raya ini, semoga bisa bergulir di daerah lain. Apalagi, Lazismu Jawa Tengah adalah Lazismu terbaik secara nasional. InsyaAllah ke depan panen raya melalui Lazismu bisa lebih menggeliat,” kata Hilman dalam kesempatan tersebut.

Ia mengungkapkan, Muhammadiyah menargetkan ketahanan pangan dengan sasaran utama di perkotaan 80 persen dan pedesaan 20 persen di wilayah DIY, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali. Target itu perlahan terpenuhi misalnya adanya panen raya padi premium jenis mapan 05 dari Lazismu Banyumas di Karang Tawang, Banyumas.

Saat ini, lanjut Hilman, Tani Bangkit Lazismu Banyumas telah memiliki petani 25 orang dengan lahan padi sebesar 4,5 hektar. Ia berharap apa yang telah berjalan di Banyumas akan terus berkembang dan dicontoh daerah lain.

Kegiatan panen raya padi sendiri dihadiri sejumlah tokoh. Diantaranya Ketua Lazismu Pimpinan Wilayah Jawa Tengah, Ketua PDM Banyumas, Kapolresta Banyumas, Dandim 0701 Banyumas, Kepala Dinas Pertanian Banyumas serta Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).

(M Nurrohman)

Read Previous

Pilkada 2024 Terlalu Dipaksakan, Diusulkan Terpisah Dengan Pilpres

Read Next

Pecat Badaruddin, DPP Partai Berkarya Tunjuk Syamsu Djalal Jadi Plt Sekjen