25 July 2021, 07:04

Gubernur Ganjar Marah, Dapati RS dr Ashari Pemalang Kotor & Kumuh

daulat.co – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melakukan kunjungan ke Pemalang untuk turut memantau pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali, Minggu 4 Juli 2021.

Dalam kunjungannya, Gubernur Ganjar mendatangi RSUD dr M Ashari Pemalang untuk melihat kesiapan dalam penanganan Covid-19. Ganjar melihat rumah sakit milik Pemkab Pemalang itu dalam menangani pasien Covid-19.

“Ini nggak bisa seperti ini nih, rumah sakit kumuh, pasien sakit bukannya sembuh malah kambuh,” ujar Gubernur Ganjar di hadapan Direktur RSUD dr M Ashari, dr Sunardo.

Secara tegas, Ganjar meminta pelayanan RSUD dr M Ashari Pemalang lebih di tingkatkan. Ia mengingatkan jika RSUD dr M Ashari Pemalang merupakan salah satu rumah sakit yang menjadi rujukan masyarakat. Penampilannya, selain utamanya dalan melayani masyarakat, juga harus bersih.

“Pak ini dibersihin pak, jangan seperti ini. Rumah sakite ojo kemproh lah (rumah sakitnya jangan jorok),” kata Ganjar mengingatkan.

“Itu juga, tolong dibersihkan. Apa ndak ada petugas kebersihannya di sini. Tolong Pak Wakil diperbaiki,” sambungnya kepada Dirut Rumah Sakit dan Wakil Bupati Pemalang, Mansur Hidayat yang ikut mendampinginya.

Dari IGD, Ganjar lantas masuk ke dalam rumah sakit untuk mengecek kondisi di dalam untuk memastikan, bahwa persiapan rumah sakit di Pemalang benar-benar dilaksanakan karena kasus positif di daerah itu cukup tinggi.

Menurutnya, secara umum RSUD dr M Ashari sudah bagus. mulai dari ruang IGD yang awalnya hanya ada 15 tempat tidur, kini ditambah hingga 50 dan sampai selasar juga digunakan untuk pasien Covid-19.

Hanya saja, dari segi kenyamanan perlu diperbaiki agar pasien lebih nyaman. Untuk ketersediaan oksigen, Ganjar memastikan bahwa stok oksigen di rumah sakit tersebut aman. Bahkan dikabarkan, stok oksigen bisa aman sampai tiga hari mendatang.

“Saya minta Pak Wakil Bupati juga menyiapkan rumah sakit lain agar bisa jadi alternatif, sehingga manajemen pasien yang masuk bisa lebih baik,” kata Ganjar.

Ia juga berharap banyak kepada masyarakat Jawa tengah khususnya masyarakat Pemalang untuk patuh pada aturan PPKM Darurat. Mereka diminta melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat dan tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan penting.

(Rizqon Arifiyandi)

Read Previous

Kasad Andika Diminta Buktikan Harta Kekayaannya

Read Next

Kemenag: 1.054 Pasien Covid-19 Isolasi di Asrama Haji