29 May 2024, 13:42

Geledah Rumah Dinas Anggota DPR Iis Rosita Dewi, KPK Sita Dokumen Terkait Suap Izin Ekspor Benur

Penyidik KPK

daulat.co – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan rumah dinas (rumdin) anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Iis Rosita Dewi, pada Kamis 3 Desember 2020.

Dari penggeledahan rumah dinas istri mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo itu, tim mengamankan dokumen dan bukti elektronik terkait kasus dugaan suap izin ekspor benih bening lobster atau benur.

Demikian disampaikan Plt Jubir KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (4/12/2020). Barang bukti itu selanjutnya akan dianalisa penyidik lembaga antirasuah.

“Adapun dalam penggeledahan tersebut telah ditemukan dan diamankan sejumlah dokumen dan barang elektronik yang terkait dengan perkara ini,” ucap Ali Fikri.

Saat operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (25/11/2020) lalu, Iis Rosita Dewi sempat diamankan bersama sang suami dan sejumlah pihak lain. Iis sempat menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, namun akhirnya dilepaskan dan hanya berstatus saksi.

Sedangkan Edhy, bersama enam orang lainnya, termasuk staf khusus Iis bernama Ainul Faqih ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam konstruksi perkara yang disampaikan KPK, Ainul diduga menerima uang Rp 3,4 miliar dari Amri dan Ahmad Bahtiar yang merupakan nominee Edhy Prabowo di kepengurusan PT Aero Citra Kargo.

Dari Rp 3,4 miliar itu dipergunakan Edhy Prabowo dan Iis sebanyak Rp 750 juta untuk berbelanja barang mewah seperti jam tangan Rolex, tas Tumi dan Louis Vuitton, hingga baju Old Navy saat kunjungan kerja ke Hawaii, Amerika Serikat.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

KPK Jemput Paksa Tersangka Korupsi Pengadaan di Garuda Indonesia

Read Next

Pentingnya Peran Orang Tua Dalam Belajar Di Rumah