21 May 2024, 23:09

Geledah 3 Kantor Hyundai, KPK Sita Bukti Suap Izin PLTU 2 Cirebon

Gedung KPK

Gedung KPK

daulat.co – Penyidik KPK menggeledah lima lokasi terkait kasus dugaan suap terkait perizinan PT Cirebon Energi Prasarana yang menggarap PLTU 2 Cirebon yang menjerat GM Hyundai Engineering & Construction (HDEC), Herry Jung dan dugaan penerimaan gratifikasi yang menjerat mantan Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra.

Salah satu lokasi yang disasar yakni PT Hyundai di Jakarta. Lokasi lain yang digeledah pada Rabu (6/11/2019) dan Kamis (7/11/2019) lalu yakni, Gedung BRI 2, Sudirman; Wisma GKBI, Sudirman; Menara Jamsostek di Jl. Gatot Subroto; Kantor PT. Cirebon Energi Prasarana di Pondok Indah, Jakarta Selatan; dan rumah tersangka HEJ (Herry Jung) di Permata Hijau, Jakarta Selatan.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, tim penyidik dari penggeledahan tersebut menyita sejumlah dokumen penting menyangkut kasus ini. Salah satu bukti dugaan suap itu berupa dokumen-dokumen terkait dengan perizinan dan proyek PLTU 2 Cirebon.

“Dari penggeledahan tersebut disita sejumlah dokumen perizinan dan proyek terkait perkara gratifikasi Bupati Cirebon dan pemberian suap oleh tersangka HEJ,” ungkap Febri, Rabu (20/11/2019).

KPK sebelumnya menetapkan General Manager Hyundai Engineering Construction Herry Jung sebagai tersangka terkait kasus suap terhadap mantan Bupati Cirebon, Sunjaya. Dalam kasus ini, Herry Jung diduga menyuap Sunjaya dengan uang senilai Rp 6,04 miliar dari janji awal Rp 10 miliar terkait dengan perizinan PT Cirebon Energi Prasarana PLTU 2 di Kabupaten Cirebon.

KPK juga menetapkan Direktur PT King Properti Sutikno sebagai tersangka lantaran diduga telah menyuap Sunjaya Purwadisastra terkait perizinan PT King Properti. (Rangga Tranggana)

Read Previous

Komisi IV Dukung TORA Masuk Target 4,1 Juta Hektar

Read Next

Kasus Suap Perizinan Meikarta, KPK Jebloskan Eks Presdir Lippo Cikarang ke Bui