23 May 2024, 16:35

Gelar Petewaran, IAIN Takengon Sambut Kembalinya 17 Doktor Baru

daulat.co – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon Aceh terus memperkuat kualitas sumber daya civitas akademikanya. Dalam rentang 2020 – 2021, kampus IAIN Takengon tercatat ada 17 dosen telah menyelesaikan pendidikan Strata Tiga (S3) atau doktoral.

Kembalinya para doktor ke kampus IAIN Takengon ini disambut dengan doa bersama dan acara adat “Petewaran”  atau “Tepung Tawar”, Jumat 9 April 2021. Rektor IAIN Takengon Zulkarnain menyambut langsung kembalinya para doktor barunya.

Kata dia, do’a bersama digelar sekaligus dalam rangka menyambut Ramadan. Sementara acara “Petawaran” merupakan bentuk dari tradisi memuliakan keilmuan, sekaligus mendoakan agar mereka terus konsisten mengembangkan ilmu yang telah diperoleh.

“Alhamdulillah, program peningkatan kualitas SDM dosen IAIN Takengon mulai bisa dipetik buahnya. Sebanyak 17 dosen bergelar doktor kembali ke kampus untuk berjuang bersama-sama memajukan IAIN Takengon,” kata Zulkarnain.

Disampaikan, ke-17 dosen ini menyelesaikan pendidikan S3 nya pada empat kampus. Jufri Hasni menyelesaikan Program Doktoral melalui Beasiswa Program 5000 Doktor Kementerian Agama di PTIQ Jakarta Tahun. Suwarno dan Abdusyukur dari UIN Sunan Ampel Surabaya. Edi Syah Putra dari UPI Bandung.

Sedang 13 dosen lainnya, masing-masing Abidah, Ihsan Harun, Ika Hartika, Syaifullah,  Ismet Nur, Evanirosa, Rosdaniah, Hamdan, Ramsyah Ali, Ramadhan, Indra dan Asdina, semuanya adalah lulusan Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara.

“Kami berharap para doktor baru ini terus mengembangkan kreativitas keilmuannya di kampus dan diluar kampus sesuai dengan bidangnya masing-masing,” harap Rektor.

“Karya-karya ilmiah mereka diharapkan bisa dipublikasikan dan dibentangkan ke tengah-tengah publik dalam rangka memberi solusi yang membangun bagi kehidupan masyarakat,” sambungnya.

Zulkarnain menambahkan, saat ini masih ada 29 dosen IAIN Takengon yang sedang dalam proses penyelesaian program Doktoralnya. Pihaknua akan memberikan rekomendasi kepada sejumlah dosen yang mengajukan diri untuk mengikuti pendidikan Doktoral melalui seleksi beasiswa PPSDM Aceh dan sumber lainnya, secara terukur.

“IAIN Takengon saat ini masih dalam Penataan Organisasi dan Tatakerjanya,” lanjutnya.

(M Nurrohman)

Read Previous

Pelayanan Publik Harus Tetap Diutamakan, Ini Jam Kerja ASN Selama Bulan Puasa

Read Next

Senin 12 April Besok, Hasil SPAN-PTKIN Diumumkan