20 May 2024, 21:40

Firli Bahuri Cs Belum Bisa Tentukan Sendiri Nasib 75 Pegawai KPK

Ketua KPK Firli Bahuri

daulat.co – Ribuan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dinyatakan memenuhi syarat atau lulus Tes Wawasan Kebangsaan tak lama lagi akan berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (ASN). Pasalnya, mereka sebentar lagi akan dilantik sebagai aparatur sipil negara (ASN).

“Insyaallah atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa dan semangat kebersamaan dengan Kementerian dan lembaga memberikan syafaat mudah-mudahan semua bisa lancar dan pada saatnya mereka akan kita lakukan pelantikan sebagai aparatur sipil negara dengan status pegawai negeri sipil,” kata Ketua KPK, Firli Bahuri, di gedung KPK, Jakarta, Kamis (20/5/2021).

Diketahui, ada 1.274 pegawai KPK yang dinyatakan lulus Tes Wawasan Kebangsaan atau memenuhi syarat menjadi ASN. Dalam memproses pelantikan para pegawai tersebut, kata Firli, KPK terus berkoordinasi dengan lembaga dan kementerian terkait.

“Ini terus berlangsung komunikasi antara KPK, diwakili oleh Sekjen KPK selaku pejabat pembina kepegawaian, Kepala Biro SDM, Kepala Biro hukum semua bergerak dan Insyaallah bisa lancar,” tutur Firli.

Namun, saat ini pimpinan KPK belum bisa mengambil keputusan terkait nasib 75 pegawai yang dinyatakan tidak memenuhi syarat, termasuk penyidik senior Novel Baswedan. Kata Firli, pihaknya akan mengajak pihak terkait untuk urun rembuk terkait nasib mereka. Pembahasan intensif dengan sejumlah lembaga dan kementerian terkait akan dilakukan pada Selasa (25/5/2021) atau pekan depan.

“Yang pasti hari Selasa kita akan melakukan pembahasan secara intensif untuk penyelesaian 75 pegawai KPK, rekan-rekan kami, adik-adik saya,” imbuh Firli.

Sejumlah pihak terkait itu yakni, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kempan RB), Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kementerian Hukum dan HAM, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), dan Lembaga Administrasi Negara (LAN). Sebab itu, Firli sejauh ini belum dapat berkomentar banyak mengenai nasib 75 pegawai tersebut.

“Karena itu kami tidak berani memberikan respon sejak awal karena kami harus bekerja dengan bersama-sama kementerian lembaga selanjutnya adalah KPK tetap efektif, KPK tetap bekerja keras untuk melakukan pemberantasan korupsi,” ujar dia.

Meski demikian, dipastikan Firli, pihaknya akan menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal nasib 75 pegawai KPK. Namun, Firli menekankan tindak lanjut arahan Jokowi tidak bisa dilakukan oleh KPK sendiri lantaran diperlukan koordinasi dengan lembaga dan kementerian terkait lainnya.

“Karena sesungguhnya kalau ada perintah presiden tentulah kita tindaklanjuti. Tetapi menindaklanjuti nya tidak bisa dengan satu jari, tidak bisa hanya KPK,” ucap Firli.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

Bejat! Ayah Cabuli Anak Tiri di Pemalang

Read Next

Restrukturisasi Pertamina, Keniscayaan Bahwa Organisasi Harus Berkembang