24 May 2024, 02:35

Fee Vendor Bansos Mengalir untuk Bayar Sewa Pesawat Pribadi Juliari

Rekonstruksi kasus suap bantuan sosial di Kementerian Sosial

Rekonstruksi kasus suap bantuan sosial di Kementerian Sosial

daulat.co – Mantan Kabiro Umum Kementerian Sosial sekaligus PPK, Adi Wahyono mengaku pernah menerima Rp 1,8 miliar dari sejumlah vendor pengadaan Bansos Covid-19. Dari jumlah itu digunakan untuk pembayaran sewa pesawat pribadi mantan Menteri Sosial Juliari Batubara.

Hal itu terungkap saat Adi bersaksi dalam sidang lanjutan terdakwa mantan Menteri Sosial Juliari Batubara, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (31/5/2021). Ihwal pembayaran sewa pesawat itu terungkap saat Ketua Majelis Hakim Muhammad Damis membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Adi Wahyono.

Dalam BAP yang dibacakan hakim Damis, Adi disebut pernah menyerahkan uang kepada Selvy Nurbaity selaku Sekretaris Pribadi (Sespri) Juliari untuk pembayaran sewa pesawat. Tercatat ada dua kali Adi memberikan uang untuk pembayaran sewa pesawat untuk tujuan Lampung dan Bali.

“Atas permintaan Mensos Juliari untuk sewa pesawat Mensos ke Lampung dan Bali,” ujar hakim Damis saat membacakan BAP Adi dalam persidangan.

Untuk biayai sewa pesawat Juliari ke Bali, Adi menyerahkan uang Rp 270 juta ke Selvy pada Oktober 2020. Dengan nominal sama, Adi memberikan uang ke Selvy untuk sewa pesawat  ke Lampung pada Desember 2020.

“Diserahkan ke Selvy sekitar 2 Desember untuk biayai pesawat Mensos ke Lampung tapi tidak terlaksana karena ada kegiatan lain,” tutur hakim Damis melanjutkan pembacaan BAP Adi.

Dalam persidangan, hakim Damis mencecar Adi terkait peruntukan uang untuk pembayaran sewa pesawat. Adi membenarkan pernah dua kali menyerahkan uang ke Selvy untuk pembayaran sewa pesawat atas permintaan Juliari.

“Iya, pernah 2 kali,” kata Adi.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

Eks PPK Kemensos Akui Politikus PDIP Ihsan Yunus Dapat Jatah Kouta Bansos

Read Next

Lantik 1.271 Pegawai KPK Jadi ASN, Firli Bahuri: KPK Bebas Dari Pengaruh Kekuasaan