19 June 2024, 18:32

Eks Relawan Jokowi-Maruf Sebut Kursi Menteri Pendidikan Sepatutnya Diberikan ke Muhammadiyah

daulat.co – Eks Relawan Jokowi-Maruf, Ton Abdillah Has, menilai kabar yang beredar sejak semalam mengenai Nadiem Makarim menjadi Menteri Pendidikan sebagai isu atau kabar yang sangat naif. Bukan apa-apa, Pendiri Gojek itu disebutnya tidak mempunyai pengalaman banyak dibidang pendidikan.

“Tentang beredarnya berita di media online bahwa Nadiem Makarim yang akan mengisi di Kemendikbud adalah sesuatu yang sangat naif,” tegas Ton dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa 20 Oktober 2019.

Menurutnya, Nadiem Makarim tidak mempunyai kapasitas jika dalam Kabinet Kerja Jilid II ditempatkan Jokowi di Kementerian Pendidikan. Berbeda misalnya dengan kader-kader Muhammadiyah yang memang sejak lama konsen dibidang pendidikan. Nadiem menurutnya lebih cocok menduduki pos kementerian yang menangani masalah ekonomi kreatif atau investasi.

“Nadiem belum berpengalaman dibidang pendidikan dibandingkan dengan Muhammadiyah. Nadiem Makarim saya pikir lebih cocok di kementerian yang menangani investasi,” jelas Ton.

Mantan Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah itu menambahkan, Kabinet Kerja Jilid II yang dijadwalkan akan diumumkan pada Rabu 23 Oktober 2019, sesuai dengan apa yang disampaikan Jokowi dalam berbagai kesempatan adalah figur profesional dan mampu bekerja cepat.

Koordinator Koalisi Nasional Relawan Muslim Indonesia (KN-RMI) mendukung apa yang ditegaskan Presiden Jokowi. Sebab menurutnya bagaimanapun mereka yang duduk di kabinet, baik dari unsur partai politik, golongan ataupun kedaerahan haruslah profesional.

“Profesionalisme merupakan syarat mutlak karena akan mempengaruhi kinerja kementerian, sedangkan representasi adalah keniscayaan mengingat mengelola negara-bangsa yang demikian kompleks memerlukan kebersamaan,” kata dia.

Mengenai representasi dua ormas besar, NU dan Muhammadiyah, meski sejauh ini belum terlihat dipanggil Istana, ia mendorong Kementerian Agama ke NU dan Kementerian Pendidikan ke Muhammadiyah.

Untuk bidang pendidikan, lanjut Ton, sepatutnya dipercayakan kepada tokoh Muhammadiyah yang memang konsen dibidang pendidikan melalui ribuan amal usaha dari PAUD hingga perguruan tinggi di seluruh Indonesia. (Sumitro)

Read Previous

Agus Gumiwang Diminta Jokowi Urusi Sektor Perindustrian

Read Next

Rapat DPR Diserukan Untuk Tepat Waktu