21 May 2024, 22:57

Eks Pejabat Kemenag Undang Sumantri Dituntut 2 Tahun Penjara

Palu Hakim - ist

Palu Hakim – ist

daulat.co – Mantan Kepala Bagian Umum pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag), Undang Sumantri dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan hukuman dua tahun penjara dan denda Rp 100 Juta subsidair dua bulan kurungan.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama dua tahun dan denda sejumlah Rp 100 Juta subsidair kurungan pengganti selama dua bulan,” kata Jaksa KPK Heradian Salipi, saat membacakan surat tuntutan terdakwa Undang Sumantri, di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Selasa (3/8/2021).

Menurut jaksa, Undang Sumantri bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama terkait beberapa proyek pengadaan pada Kemenag. Diduga korupsi tersebut merugikan keuangan negara hingga mencapai Rp 23 miliar.

Undang diyakini terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi terkait pengadaan peralatan laboratorium komputer Madrasah Tsanawiyah (MTs) pada Ditjen Pendidikan Islam Kemenag tahun 2011.

Kedua, Undang diyakini terbukti bersalah melakukan korupsi terkait pengadaan Pengembangan Sistem Komunikasi dan Media Pembelajaran Terintegrasi untuk jenjang Mts dan Madrasah Aliyah (MA) pada Ditjen Pendidikan Islam Kemenag tahun anggaran 2011.

Atas perbuatannya, tersangka Undang Sumantri dinilai bersalah melanggar Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.

“Menuntut, menyatakan terdakwa Undang Sumantri telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dalam dakwaan kedua,” ujar dia.

Jaksa mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan maupun meringankan dalam melayangkan tuntutan. Untuk hal yang memberatkan, perbuatan Undang dinilai tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas korupsi.

“Hal meringankan, terdakwa berlaku sopan selama menjalani proses persidangan; belum pernah dihukum; mengakui perbuatannya secara terus terang; serta terdakwa tidak memperoleh keuntungan pribadi atas perbuatannya,” tutur jaksa.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

Berikut 3 Isu yang Disampaikan Mahfud MD dalam Pertemuan Dewan APSC ke-23

Read Next

Segera Diadili, Ini Pasal Dakwaan Eks Dirut Pelindo II Richard Joost Lino