24 September 2023, 13:46

Eks Bupati Pemalang Mukti dan Komisaris PDAU Mulai Huni Lapas Semarang

daulat.co – Mantan Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo dan Komisaris PD Aneka Usaha (PDAU) Adi Jumal Widodo mulai menghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Semarang. Dua terpidana itu mulai menghuni ‘hotel prodeo’ menyusul kasus kasus penerimaan suap dan gratifikasi di lingkungan pemerintah kabupaten setempat selama kurun waktu 2021 hingga 2022 yang menjeratnya telah berkekuatan hukum tetap.

“Keduanya akan menjalani pidana penjara di Lapas Klas I Semarang,” ucap Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Rabu (31/5/2023).

Eksekusi terhadap dua terpidana itu telah dilakukan oleh jaksa eksekutor KPK pada Selasa (30/5/2023) menindaklanjuti putusan majelis hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Semarang. Terpidana Mukti sebelumnya dijatuhi pidana penjara selama 6 tahun dan 6 bulan dikurangi lamanya masa penahanan dengan pidana denda Rp 300 juta.

“Disertai kewajiban membayar uang pengganti Rp 4,9 miliar,” ujar Ali.

Sedangkan terpidana Adi Jumal dijatuhi pidana penjara selama 5 tahun dikurangi lamanya masa penahanan dengan pidana denda Rp 300 juta. Ia juga diwajibkan membayar uang pengganti Rp 1 miliar.

Mukti Agung dan Adi sebelumnya dijerat KPK atas kasus penerimaan suap dan gratifikasi di lingkungan pemerintah kabupaten setempat selama kurun waktu 2021 hingga 2022. Total suap dan gratifikasi yang diperoleh Mukti Agung melalui Adi Jumal selaku orang kepercayaannya mencapai Rp 6,6 miliar.

Suap dan gratifikasi itu berasal dari uang syukuran para pejabat eselon 2, 3 dan 4 yang dipromosikan, uang iuran dari para pejabat di Kabupaten Pemalang, fee dari sejumlah pelaksana proyek, serta uang yang disisihkan dari anggaran dinas.

(Rangga)

Read Previous

Komisi II DPR Buka Ruang Pengaduan Online Pengakatan Honorer jadi PPPK

Read Next

KPK Sita Kendaraan Mewah dan Rumah Tersangka Eks Pajabat Pajak Rafael Alun