30 May 2024, 08:20

Ekonomi Berangsur Membaik, Kinerja Airlangga Hartarto Diapresiasi

daulat.co – Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae memberikan apresiasi terhadap peran Menko Perekonomian Airlangga Hartarto atas pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II 2021 yang mencapai 7,07 persen secara tahunan (year on year).

Berdasarkan data yang terlampir, pencapaian tersebut lebih baik dari beberapa negara tetangga contohnya seperti India, Korea Selatan dan Jepang.

Ridwan mengatakan semenjak ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada tahun 2020 menjadi Ketua Tim Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Airlangga telah menunjukan hasil yang progresif.

“Menteri Airlangga telah bekerja keras dalam merencanakan dan mengeksekusi program penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi di Indonesia yang berjalan beriringan,” kata Ridwan dalam keteranganya, Sabtu (07/08/2021).

Ridwan menuturkan ditengah jantaman pandemi Covid-19 menyita energi dan biaya yang tidak sedikit telah diatasi dengan kebijakan stimulus bidang perekonomian yang menyebabkan pencapian pertumbuhan ekonomi kembali positif.

“Rasa pesimis sebagian masyarakat telah dibalas dengan pertumbuhan ekonomi yang terus mengarah ke jalur yang lebih baik,” tuturnya.

Politisi Golkar tersebut memaparkan bila Menko Airlangga telah berhasil mewujudkan akselerasi pertumbuhan ekonomi sehingga mengembalikan track pertumbuhan ekonomi nasional ke arah yang positif seperti yang terjadi di kuartal II 2021 ini.

“Ini tentu menjadi sebuah prestasi karena faktor kepemimpinan Menko Airlangga yang inovatif dan terukur dalam mitigasi penyelamatan ekonomi nasional melalui kebijakan pro rakyat, antara lain melalui program padat karya di bidang infrastruktur dan program stimulus keuangan bagi sektor UMKM,” paparnya.

Ridwan Bae
Ridwan Bae

Menutup keteranganya, Ridwan menyebut bila pertumbuhan ekonomi yang tinggi ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pelaku pasar kepada pemerintah semakin kuat.

“Kedepan kebijakan bidang ekonomi diharapkan mampu mengatasi masalah kemiskinan dan pengangguran di seluruh wilayah Indonesia,” tutupnya.

(M Abdurrahman)

Read Previous

Stabilitas Sistem Keuangan Triwulan III Perlu Diwaspadai

Read Next

Menko PMK: Gotong Royong Dibutuhkan Dalam Penanganan Covid-19