27 May 2024, 14:12

Dua Calon BPK RI Dikabarkan Akan Mundur

Calon Anggota BPK RI M Syarkawi Rauf dan Blucer Welington Rajagukguk tengah berbincang dengan Pimpinan Komite IV DPD RI usai mengikuti uji kelayakan dan kepatutan Calon Anggota BPK RI (Sumitro/daulat.co)

Calon Anggota BPK RI M Syarkawi Rauf dan Blucer Welington Rajagukguk tengah berbincang dengan Pimpinan Komite IV DPD RI usai mengikuti uji kelayakan dan kepatutan Calon Anggota BPK RI (Sumitro/daulat.co)

daulat.co – Dua calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dikabarkan akan mengundurkan  diri. Keduanya mundur ditengah-tengah proses uji kelayakan dan kepatutan (Fit and Proper Test) yang tengah berlangsung di Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Selasa 10 Agustus 2021.

Kabar mundurnya dua calon anggota BPK RI ini disampaikan Ketua Komite IV DPD RI, Sukiryanto, disela-sela uji kelayakan dan kepatutan Calon Anggota BPK RI di Gedung DPD RI hari ini.

“Saya dengar ada yang mundur,” kata Senator Daerah Pemilihan Kalimantan Barat (Dapil Kalbar) itu.

Ditanya lebih lanjut soal dua nama calon dimaksud, Sukiryanto belum bisa memberikan informasi lebih lanjut. Yang jelas, dari info yang didapatinya, calon yang akan mundur ada dua orang. Ia hanya menekankan kedua orang calon itu akan mengikuti uji kelayakan dan kepatutan pada Rabu 11 Agustus 2021 besok.

“Dua katanya (infonya; red),” ucapnya.

Uji kelayakan dan kepatutan Calon Anggota BPK RI diketahui digelar di Komite IV DPD RI. Uji kelayakan dan kepatutan terhadap 16 Calon Anggota BPK itu digelar selama dua hari, dari rencana awal diselenggarakan selama tiga hari.

Dari ke-16 calon, masing-masing dijadwalkan 8 orang setiap harinya. Untuk hari pertama, Selasa 10 Agustus 2021, calon yang mengikuti ujian kelayakan dan kepatutan adalah Dori Santoso, Blucer Welington Rajagukguk, M Syarkawi Rauf, Shohibul Imam, Mohammad Komarudin, Dadang Suwarna dan Hari Pramudiono.

Sementara ke-8 calon yang dijadwalkan besok, yakni Nyoman Adhi Suryadnyana, Harry Zhacaris Soeratin, Nelson Humiras Halomoan, Teuku Surya Darma, Laode Nusriadi, Encang Hermawan, Mulyadi dan terakhir Widiarto.

Sukiryanto juga enggan berkomentar mengenai dua calon anggota BPK RI yang dikabarkan akan mengundurkan diri  adalah calon yang mendapatkan sorotan publik dalam beberapa pekan terakhir. Komite IV DPD hanya melaksanakan fit and proper test sesuai dengan aturan yang ada. Itupun, hasil uji nantinya tetap dikoordinasikan dengan Pimpinan DPD.

“Nanti kita finalisasi, setelah finalisasi kita rekomendasikan dengan pimpinan, kira-kira rekomendasinya siapa. Karena keluar bukan atas nama Komite IV, keluarnya atas nama lembaga DPD. makanya dikoordinasikan dengan pimpinan,” jelas Sukiryanto.

“Karena di undang-undang, kalau ada 16 calon, kita ajukan 16. Soal nanti didalam dua orang, atau yang menjadi perhatian publik ga ada nilai, ya itu hak kami. kita lihat difinalisasi, nanti kita koordinasi dengan pimpinan,” sambungnya.

(Sumitro)

Read Previous

Kemenpora: Seluruh Calon Paskibra 2021 Ikuti Vaksinasi ke 2

Read Next

OSS Berbasis Risiko Merupakan Bentuk Reformasi Layanan Perizinan Online