30 May 2024, 08:00

Dua BUMN Bidang Perikanan ‘Mati Suri’ Digabung Diharapkan Bisa Maksimalkan Potensi Ikan Nasional

Siti Mukaromah

Siti Mukaromah

daulat.co – Anggota Komisi VI DPR RI Siti Mukaromah dalam Kunjungan Kerja Reses Komisi VI DPR RI di Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (20/4), mengingatkan, wacana membentuk holding dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang perikanan, harus betul-betul memaksimalkan potensi kekayaan ikan nasional.

Kedua BUMN itu adalah PT Perikanan Nusantara (Perinus) dan Perum Perikanan Indonesia (Perindo), dimana saat ini kondisi keuangan keduanya sama-sama sedang merugi.

“Kalau Perinus dan Perindo sudah bersatu bentuk holding harus jadi catatan serius agar potensi yang luar biasa ini jadi sumber daya, sumber dana, dan sumber kekayaan yang bisa mensejahterakan masyarakat. Ini juga bisa mensuplai makanan bagi masyarakat Indonesia untuk peningkatan gizi dan ekspor ikan,” kata dia.

Disebutkan, posisi keuangan kedua BUMN yang negatif ini jadi catatan penting yang melatari rencana pembentukan holding. Menurut Erma, butuh pemetaan lebih dalam sekaligus membentuk pembagian kerja yang jelas. Politisi PKB tersebut berharap, bila kelak sudah terbentuk holding, hendaknya di masing-masing daerah tidak mengelola produk ikan yang sama.

Misalnya, lanjut dia, di satu daerah mengelola ikan tuna, maka di daerah lain harus mengelola jenis ikan lain yang mungkin jadi pontensi daerah tersebut. Manajemen pengelolaannya harus ditata kembali.

“Kondisi Perindo dan Perinus yang selalu merugi, tentu kita sayangkan. Padahal, Indonesia punya potensi ikan yang luar biasa, baik ikan laut maupun ikan air tawar. Kehadiran holding ini harus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” imbuh Erma.

Terakhir, ia menyerukan agar pola pengaturan manajemen dan ekosistem yang akan dibangun kelak betul-betul konkrit dan nilai pengembangan ekonomi harus jelas. Konsep holding ini bagian dari holding BUMN bidang pangan. Saat ini, lanjut Erma, progres pembentukan holding masih dalam proses. Bila kelak konsep holding ini menguntungkan, tentu harus dilanjutkan.

(Sumitro)

Read Previous

Pemerintah Diminta Jaga Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok

Read Next

Ini Daftar 41 Pejabat Kemenag Yang Dilantik 21 April 2021