30 May 2024, 07:23

Draft RPJMD Pemalang Disebut Banyak Kejanggalan, HaMu Fauzi: Awas Kebocoran Anggaran!

daulat.co – Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang diselenggarakan oleh BAPPEDA di Pendopo Kabupaten Pemalang dinilai belum tepat sasaran, banyak kelemahan dan perencanaannya belum matang.

“Kegiatan serap aspirasi masyarakat seperti ini seharusnya jangan hanya kegiatan yang bersifat formalitas, karena RPJMD merupakan konstruksi pembangunan daerah dari berbagai macam aspek yang paling fundamental sebelum disahkan dalam Perda,” tegas egas HaMu Fauzi, Founder Youth Pemalang, Senin 29 Maret 2021.

Menurut aktifis PMII itu mengingatkan,  dalam penyusunan draft RPJMD, seluruh pihak yang terlibat dalam prosesnya harus menyerap seluruh aspirasi masyarakat demi pembangunan Pemalang ke depan.

Ia mengingatkan demikian sebab dalam penilaiannya, HaMu menemukan sejumlah kelemahan dan atau kejanggalan mengenai target dan capaian kinerja Pemkab Pemalang 2021 – 2026 ke depan yang tertuang dalam draft tersebut. Misalnya mengenai potensi kebocoran anggaran di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

“Saya beri contoh seperti ini, lihat saja pada poin a halaman VI-2 yang menjelaskan tentang akuntabilitas publik, ini saja bertentangan dengan isi tabel 3.17 tentang angka Pendapatan Asli Daerah yang jumlahnya selisih 20-an milyard dengan informasi di djpk.kemenkeu.go.id. Lantas dimana point akuntabilitasnya!,” tegas HaMu.

Ia juga mengkritisi penganggaran belanja bantuan sosial yang terdapat pada point F halaman III-64. Kata dia, belanja target belanja bantuan sosial  2022 – 2026 yang nominalnya tertera sebesar Rp 7,5 milyar per tahun, tidak sesuai dengan target pengentasan kemiskinan di Kabupaten Pemalang yang di presentasikan sebelumnya.

“Harusnya kalau memang target capaian ke depannya penurunan kemiskinan berapa persen pun, maka anggaran belanja bantuan sosial pun di
kurangi, tidak sama seperti ini. Awas nanti ada kebocoran anggaran!” tukas HaMu Fauzi.

(Rizqon Arifiyandi)

Read Previous

Kutuk Keras Aksi Bom Bunuh Diri di Makassar, Bupati Agung Sampaikan Duka Cita Mendalam

Read Next

Ketut Kariyasa Desak Percepatan Vaksinasi di Bali