13 June 2024, 20:08

DPRD DKI Minta Anies Nonaktifkan Dirut Sarana Jaya

daulat.co – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono meminta agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menonaktifkan Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan.

Hal itu menyusul terseretnya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta itu dalam pusaran dugaan korupsi dan pencucian uang dalam pengadaan aset berupa tanah pada tahun 2018-2020.

Menurut Gembong, Yoory harus dinonaktifkan dulu selama proses hukum yang tengah diselidiki Mabes Polri itu berlangsung. Itu dimaksudkan agar operasional perusahaan tidak terganggu.

“Supaya operasional perusahaan tidak terganggu dan agar para pihak yang sering dimintai keterangan oleh penegak hukum bisa saja dinonaktifkan dulu,” ungkap Gembong saat dihubungi wartawan, Rabu (10/6/2020).

Selain itu, penonaktifan dilakukan agar Yoory fokus menghadapi persoalan hukumnya. Juga, demi citra baik BUMD DKI itu. Jika sudah ditetapkan sebagai tersangka, kata Gembomg, barulah Yoory diganti.

“Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, belum perlu diganti,” ujar dia.

PD Sarana Jaya adalah BUMD DKI Jakarta yang menangani pembangunan proyek-proyek properti strategis di ibu kota.

Diantaranya pengembangan kawasan sentra Primer Tanah Abang hingga pembangunan hunian dengan uang muka Rp 0, alias program DP 0 rupiah. Bareskrim Polri telah melakukan pemanggilan terhadap beberapa pegawai PD Sarana Jaya.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

Terdakwa Jiwasraya Sebut Kejagung Tutupi Andil Perusahaan Besar Lain

Read Next

Bahas SNI, Kemenperin Diminta Libatkan Asosiasi Vape