29 May 2024, 11:55

Ditangkap KPK, Gubernur Papua Lukas Enembe Bakal Dijebloskan ke Bui

daulat.co – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Gubernur Papua Lukas Enembe, Jumat (10/1/2022). Tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi senilai miliaran rupiah terkait proyek-proyek di lingkungan Pemprov Papua itu ditangkap di Jayapura.

Penangkapan itu dibenarkan Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron. Menurut Ghufron, Lukas saat ini sedang diboyong ke Jakarta.

“KPK telah menangkap Lukas Enembe di Jayapura dan saat ini dalam proses dibawa ke Jakarta,” ungkap Ghufron dalam keterangannya.

Hal serupa juga disampaikan Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri. Dalam proses penangkapan tersebut, kata Ali, tim KPK dibantu oleh Brimob Polda Papua.

“Informasi yang kami terima yang bersangkutan kooperatif saat dilakukan penangkapan,” ucap Ali.

Saat ini, kata Ali, tersangka Lukas dalam proses perjalanan menuju Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Setelah tiba di KPK, tim penyidik akan memeriksa Lukas Enembe sebagai tersangka.

“Perlu kami sampaikan, bahwa penyidikan perkara ini sepenuhnya berdasarkan ketentuan hukum, tidak ada kepentingan lain, tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia dan hak-hak tersangkapun juga kami penuhi menurut ketentuan hukum yang berlaku,” tutur Ali.

KPK mengisyaratkan bakal menahan Lukas setelah pemeriksaan tersebut. Lembaga antikorupsi akan meninginformasikan lebih lanjut mengenai penangkapan ini.

“Perkembangan lanjutan akan kami sampaikan kembali,” ucap Ali.

Selain Lukas, KPK diketahui telah menetapkan Direktur PT Tabi Bangun Papua (TBP) Rijatono Lakka (RL) sebagai tersangka dalam kasus ini. Rijatono telah lebih dahulu ditahan KPK.

Dalam kasus ini, Lukas dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 dan Pasal 12B, sementara tersangka RL pasal 5 ayat (1) atau Pasal 5 ayat (2) dan Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

(Rangga)

Read Previous

Legislator Desak Pemerintah Segera Buat Aturan Turunan UU TPKS No 12 Tahun 2022

Read Next

Wakil Ketua MPR Apresiasi Kemenag Atas Kembalinya Kuota Haji Indonesia Tahun 2023