16 May 2021, 22:18

Dinas Perikanan Pemalang Pastikan Tidak Akan Bangun TPI Tasikrejo

Dinas Perikanan Kabupaten Pemalang

Dinas Perikanan Kabupaten Pemalang

daulat.co – Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pemalang memastikan tidak akan membangun Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Tasikrejo, Kecamatan Ulujami. Padahal, pembangunan TPI Desa Tasikrejo itu sudah dianggarkan hingga Rp 12 Miliar.

Dengan adanya kepastian itu, nelayna desa penghasil udang dan nelayan dari Desa Tasikrejo harus melakukan lelangnya di TPI Desa Ketapang.

Hal tersebut disampaikan secara langsung oleh Kabid Pengelolaan dan Penangkapan Ikan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Pemalang, Agus Ikmaludin melalui Kasi Sarana dan Prasarana Penangkapan, Imam Mukarto, saat dimintai tanggapannya, Senin, 3 Mei 2021.

Menurutnya, TPI di Desa Tasikrejo ditinggalkan lantaran sering terjadi air pasang dan untuk pembangunan dan pengaktifan kembali TPI tersebut sangat tidak mungkin. Sebab sudah dikeluarkan dari daftar Rencana Induk Pengembangan Pelabuhan Perikanan Nasional (RIPPN) dan diganti dengan TPI Nyamplungsari Petarukan sejak tahun 2017.

“Abrasi disana sangat parah, TPI tersebut terus tergerus air laut, apalagi saat pasang datang. Alhasil, tidak ada rencana pembangunan TPI di Tasikrejo karena sudah dikeluarkan dari daftar RIPPN Provinsi,” jelasnya.

Imam menuturkan, saat ini di Kabupaten Pemalang hanya ada lima Tempat Pelelangan Ikan yang terdaftar di RPPN. Antara lain TPI Tanjungsari, TPI Asemdoyong, TPI Mojo, TPI Ketapang dan TPI Nyamplungsari sebagai pengganti TPI Desa Tasikrejo.

Diberitakan sebelumnya, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Desa Tasikrejo Kecamatan Ulujami yang sempat dimanfaatkan bagi nelayan penghasil udang mangkrak sejak tahun 2014. Dengan kondisi yang tidak memungkinkan, nelayan Tasikrejo harus melakukan proses lelang di TPI Desa Ketapang Kecamatan Ulujami.

Kepala Desa Tasikrejo Sopiyudin menyatakan, keberadaan TPI sudah mangkrak sejak 2014, kemudian pada 2019 diusulkan ke Dinas Perikanan Kabupaten Pemalang untuk dibangun kembali. Bahkan pada tahun 2020 sudah dilakukan survei atau ditinjau dari Dinas Perikanan Kabupaten Pemalang.

Menurutnya, usulan pembangunan kembali TPI Tasikrejo dimaksudkan untuk mengakomodir kepentingan nelayan Tasikrejo yang spesial penghasil udang laut, sehingga tidak jauh-jauh membongkar atau menjual hasil tangkapannya ke wilayah lain.

“Sudah dirapatkan di Bappeda dengan anggaran lebih dari Rp 12 miliar,” kata Sopiyudin.

Rencananya, bangunan akan dibuat di sebelah selatannya dengan jarak sekitar 900 meter dari TPI semula, alasannya agar tidak terkikis ombak seperti bangunan TPI lama yang sebagian hancur karena diterpa ombak dan air pasang laut.

(Rizqon Arifiyandi)

Read Previous

Penyuap Juliari Pernah Karoke di Club Raia dengan Pejabat Kemensos

Read Next

Selama Ini Keras Tuntut Judi Togel Ditutup, Karang Taruna Gondang Heran Tiba-tiba Dipolisikan